Air terjun batu arang terletak di kecamatan kendawangan kabupaten ketapang, untuk mencapai air terjun tersebut dari ketapang dengan memakai kendaraan darat sekitar dua sampai tiga jam perjalanan. Air terjun ini belum banyak orang mengetahui nya dan dari pemerintah daerah belum menjadikan air terjun ini sebagai destinasi wisata unggulan di kabupaten ketapang. Dari segi fasilitas atau akses jalan menuju ke air terjun ini belum di aspal dan di lengkapi dengan fasilitas umum yang memadai. padahal air terjun ini mempunyai potensi sebagai salah satu potensi pendapatan asli daerah apabila di kelola dengan baik pemerintah daerah ketapang khususnya kecamatan kendawangan yang merupakan tempat air terjun ini. berikut hasil video perjalanan tim dari dinas kebudayaan dan pariwisata kabupaten ketapang beberapa waktu lalu.
Ketapang
– Komunitas sepeda Ketapang (KSK) sukses melakukan touring wisata Rute
Ketapang-Sandai sejauh 140 Km ini hanya di tembus waktu tempuh 11 jam.
Ketua KSK Ketapang Salamuddin mengatakan, Sabtu (23/6) kemarin, sebanyak 10 orang peserta yang tergabung dalam KSK melakukan taoring rute Ketapang-Sandai sejauh 140 kilometer dengan hanya memakan waktu tempuh 11 jam.
“Kami menempuh jalur tengah melewati trek menantang adrenalin dengan tanjakan dan turunan yang seru, juga melalui perkampungan dan perkebunan,” kata Salamuddin Selasa (25/6).
Salamuddin mengungkapkan, keberhasilan menempuh jarak 140 kilometer dengan hanya 11 jam dibutuhkan latihan teratur, teknik tanjakan dan turunan dan di dukung dengan peralatan atau sepeda yang prima serta memenej tenaga antara kecepatan dengan jarak tempuh serta melihat tingkat kesulitan jalan yg di lalui para peserta.
“Kami di katakan orang-orang yang betemu kami dijalan, katanya kami orang gila, masak dari Ketapang ke Sandai pakai sepeda,” ujar Salamuddin tertawa.
Ia mengungkapkan, saat peserta KSK melewati Desa Penjawaan, ada pesta perkawinan dikampung tersebut, kami disuruh mampir terlebih dahulu. “Mereka minta foto bareng bersama kami, kami seperti artis saja,” ucapnya berseloroh.
Salammudin, menilai keheranan masyarakat sepanjang rute yang dilintasi 10 peserta sepeda KSK ini sesuatu hal yang wajar, karena fenomena ini jarang mereka saksikan dan merupakan sesuatu yang aneh. “Ini baru pertama kalinya kami bisa tembuh hanya 11 jam saja, medan Ketapang-Sandai ini medan berat, karena kondisi jalanya rusak,” jelasnya.
Salamuddin mengungkapkan, para peserta dalam perjalanan juga melakukan istirahat untuk makan dan minum, setelah istirahat peserta kembali melakukan perjalanan ke Sandai.
“Kami melakukan Start dari bundaran Ale-Ale Ketapang, dan finish di Kota Sandai,” pungkas Salamuddin (Jay/PK) sumber: http://www.equator-news.com
Ketua KSK Ketapang Salamuddin mengatakan, Sabtu (23/6) kemarin, sebanyak 10 orang peserta yang tergabung dalam KSK melakukan taoring rute Ketapang-Sandai sejauh 140 kilometer dengan hanya memakan waktu tempuh 11 jam.
“Kami menempuh jalur tengah melewati trek menantang adrenalin dengan tanjakan dan turunan yang seru, juga melalui perkampungan dan perkebunan,” kata Salamuddin Selasa (25/6).
Salamuddin mengungkapkan, keberhasilan menempuh jarak 140 kilometer dengan hanya 11 jam dibutuhkan latihan teratur, teknik tanjakan dan turunan dan di dukung dengan peralatan atau sepeda yang prima serta memenej tenaga antara kecepatan dengan jarak tempuh serta melihat tingkat kesulitan jalan yg di lalui para peserta.
“Kami di katakan orang-orang yang betemu kami dijalan, katanya kami orang gila, masak dari Ketapang ke Sandai pakai sepeda,” ujar Salamuddin tertawa.
Ia mengungkapkan, saat peserta KSK melewati Desa Penjawaan, ada pesta perkawinan dikampung tersebut, kami disuruh mampir terlebih dahulu. “Mereka minta foto bareng bersama kami, kami seperti artis saja,” ucapnya berseloroh.
Salammudin, menilai keheranan masyarakat sepanjang rute yang dilintasi 10 peserta sepeda KSK ini sesuatu hal yang wajar, karena fenomena ini jarang mereka saksikan dan merupakan sesuatu yang aneh. “Ini baru pertama kalinya kami bisa tembuh hanya 11 jam saja, medan Ketapang-Sandai ini medan berat, karena kondisi jalanya rusak,” jelasnya.
Salamuddin mengungkapkan, para peserta dalam perjalanan juga melakukan istirahat untuk makan dan minum, setelah istirahat peserta kembali melakukan perjalanan ke Sandai.
“Kami melakukan Start dari bundaran Ale-Ale Ketapang, dan finish di Kota Sandai,” pungkas Salamuddin (Jay/PK) sumber: http://www.equator-news.com









Ketapang (Humas-Setda)Puluhan Kapal Layar Asing akan berlabuh di Pelabuhan TPI Sukabangun Kabupaten Ketapang dalam pelaksanaan Reli Kapal Layar (Yacht Rally) asing pada Juli-November 2015 Destinasi Wonderful Sail2Indonesia (WS2I) tahun 2015, Hal ini dipastikan setelah dilakukan survei oleh Kementerian Parawisata RI yang mengunjungi Ketapang selama dua hari.
JAKARTA (humas) - International Handicraft Trade Fair (Inacraft) 2015 di Jakarta Convention Center (JCC) pada 8-12 April 2015 tidak ketinggalan diikuti Kabupaten Ketapang.
PENTAS seni budaya Dayak, pameran budaya dan ekonomi kreatif, karnaval dan rapat kerja Dewan Adat Dayak Kabupaten Ketapang tahun 2014, Rabu (26/11) dibuka. Kegiatan dihadiri Ketua DAD Kalbar yang diwakili Yakobus Kumis, dan dibuka oleh Bupati Ketapang, yang diwakili Kadis Budparpora Ketapang, H.Jahilin.

Ketapang expo 2013 yang diikuti sebanyak 56 peserta dibuka Bupati
Ketapang, diwakili Sekda Ketapang, Drs H.Andi Djamiruddin M.Si, Jum'at
(21/6) sore. Pembukaan pameran pembangunan dalam menjembatani informasi
pelayanan SKPD ke masyarakat, ditandai dengan pengguntingan pita stand
Bappeda oleh Sekda Ketapang didampingi para asisten Sekda dan Muspida
Ketapang. 


















