KERATON KERAJAAN MATAN KETAPANG

Pusat Pemerintahan Kerajaan Matan Ketapang

RUMAH ADAT MELAYU KETAPANG

Salah Satu Pusat Kebudayaan Melayu Ketapang

HUTAN KOTA KETAPANG

Hutan Kota Merupakan Habitat Hewan dan Tumbuhan Asli Ketapang

BUNDARAN ALE-ALE KETAPANG

Bundaran Ale-ale adalah bundaran sekaligun icon Kota Ketapang

PANTAI TANJUNG BELANDANG

Salah satu Objek Wisata yang ada di Ketapang

Minggu, 15 Juni 2014

Warga Ketapang Ngeluh Listrik Padam 10 Jam

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KETAPANG - Warga di Desa Sungai Awan Kanan dan Suka Maju Kecamatan Muara Pawan dikeluhkan dengan terjadinya pemadaman listrik selama sepuluh jam, mulai  pukul 12.00 WIB hingga 22.30, Selasa (10/6/2014). Satu di antara warga Desa Sungai Awan Kanan sangat kesal atas pemadaman itu. Menurutnya hal itu menunjukkan kinerja PLN semakin hari semakin buruk.

"Saya sudah bosan mengeluh listrik padam,bahkan lebih lama dan semakin sering. Jadi saya ucapkan terimakasih kepada PLN yang semakin sering memadamkan listrik," kata warga itu yang enggan menyebutkan namanya kepada Tribunpontianak.co.id, Rabu (11/6/2014).

Ia berharap dengan ucapan terimakasih itu kondisi padam listrik menjadi terbalik. "Semoga kalau kita berterimakasih listrik tak padam  lagi seperti sekarang. Kemarin kita mengeluh, listriknya semakin sering padam," ungkapnya.

Menurutnya, jika 13 Juni mendatang saat pembukaan piala dunia, terjadinya pemadaman listrik semakin meningkat mungkin warga akan memberikan hadiah kepada PLN. Terlebih pemadaman tanpa pemberitahuan dan alasan jelas dari pihak PLN.

"Kalau lagi nonton piala dunia listrik padam  pasti kantor PLN jadi tempat favorit warga. Mereka pasti datang dan membawa dan memberi banyak "hadiah" kepada pihak PLN. Karena acara piala dunia itu termasuk hal-hal sensitif dan penggemarnya tak ingin terganggu," tuturnya.

Warga Desa Suka Maju, TA (23) juga mengatakandi daerahnya kemaren listrik padam sekitar sepuluh jam. Hal itu membuatkan kecewa terhadap kinerja PLN yang juga dinilainya semakin buruk. Kekecewaanya lantaran penghasilannya sebagai pembuat es kampel terhenti.

"Satu hari biasanya saya dapat Rp 50 ribu dari jual es kampil. Tapi kemaren tak ada sama sekali, karena es kampil saya tak jadi, tak bisa dijual (tak beku-red)," katanya. sumber

Senin, 09 September 2013

BKD: CPNS Harus Siap Ditempatkan di Daerah Pedalaman


 BKD: CPNS Harus Siap Ditempatkan di Daerah Pedalaman

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KETAPANG - Kepala Bagian Kepegawaian Daerah (BKD) Ketapang, Ibnu Syarief meminta kepada para calon pelamar CPNS di Ketapang terutama yang berasal dari luar kabupaten untuk benar-benar siap ditempatkan didaerah perhuluan, dan tak menjadikan Ketapang sebagai batu loncatan guna kembali ke daerahnya sebagai seorang PNS. Menurutnya, sebagian besar formasi yang tersedia berada diluar pusat kota.
"Ini perlu digaris bawahi kalau memang tak siap, bagus tidak mendaftar, karena ujung-ujungnya hanya minta pindah, dan kemudian membuat kita kekurangan lagi didaerah-daerah, buat hal jak"kata Ibnu Syarief diruang kerjanya, Senin (9/9/2013).
Ibnu menuturkan Ketapang mendapat formasi CPNS untuk umum total sebanyak 103, yang 55 diantaranya dialokasikan untuk tenaga guru, 35 untuk tenaga kesehatan dan 13 untuk tenaga tekhnis. Pendaftaran dibuka mulai dari Senin (9/9/2013) hingga Sabtu (28/9/2013) pukul 12 siang.
Meskipun tidak ada istilah mengutamakan putra daerah, kata Ibnu pihaknya sangat mengharapkan pemerintah pusat tak hanya memandang kemampuan intelektual pelamar, namun kseiapan mental pelamar itu seniri untuk tetap bertugas di Ketapang.
"Memang ada surat pernyataan, tapi kan jauh lebih baik jika yang masuk itu benar-benar berniat mengabdi di sini, Pemerintah pusat juga sangat diharapkan jangan memandang pendaftaran diwilayah kita disamakan dengan di Jawa, kalau memandang intelktual , pintar tapi baru setahun dua tahun sudah mangkir kerja terus didaerah-daerah, yang rugi siapa? Ya masyarakat dan negara,"katanya sumber : http://pontianak.tribunnews.com

Senin, 02 September 2013

Kendaraan Berat di Bandara Rahadi Oesman mulai melakukan pelebaran

Kendaraan Berat di Bandara Rahadi Oesman
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KETAPANG - Kendaraan berat sedang dioperasikan untuk memperpanjang landasan Bandara Rahadi Oesman, Ketapang, Minggu (1/9/2013) petang. Diperlukan peningkatan kualitas struktur maupun infrastruktur bandara lainnya, mengingat semakin banyaknya pengguna transportasi udara di bandara ini.sumber : http://pontianak.tribunnews.com