KERATON KERAJAAN MATAN KETAPANG

Pusat Pemerintahan Kerajaan Matan Ketapang

RUMAH ADAT MELAYU KETAPANG

Salah Satu Pusat Kebudayaan Melayu Ketapang

HUTAN KOTA KETAPANG

Hutan Kota Merupakan Habitat Hewan dan Tumbuhan Asli Ketapang

BUNDARAN ALE-ALE KETAPANG

Bundaran Ale-ale adalah bundaran sekaligun icon Kota Ketapang

PANTAI TANJUNG BELANDANG

Salah satu Objek Wisata yang ada di Ketapang

Kamis, 16 Agustus 2012

Kades Ketapang Keluhkan Jalan Pelang-Pesaguan


Setelah beberapa lalu beri tentang kerusakan jalan di matan hilir selatan sampai kendawangan selanjutnya kepala desa harapan mengeluh tentang jalan rusak di sepanjang jalan pelang-pesaguan,padahal setau saya jalan di sepanjang ketapang-kendawangan sering sekali di perbaiki.hal ini membuat semua orang bertanya-tanya mengapa jalan di sepanjang ini sering sekali rusak,ketidak seriusan pemerintah untuk membangun infrastruktur yang sesuai dengan kondisi tanah dan kekuatan jalan yang sesuai dengan fungsi jalan tersebut.serta permainan kontraktor yang ingin untung yang besar tanpa memperhatikan kwalitas jalan yang dibangunnya dan pengawasan pemerintah dalam hal ini PU yang kurang sering kongkalikong dengan pengusaha kontraktor.apabila ada unek-unek silakan komen dan silakan simak info dibawah ini dari situs koran tribun
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KETAPANG - Jalan sepanjang 15 kilometer Pelang-Pesaguan di Kecamatan Matan Hilir Selatan Ketapang Kalimantan Barat masih saja tetap rusak parah. Jalan yang menghubungkan Ketapang dengan beberapa Kecamatan lainnya itu banyak terdapat lobang-lobang, sementara bebatuan banyak bertebaran di mana-mana. Kondisi ini sudah berlansung puluhan tahun lamanya.

Kepala Desa Harapan Baru Kecamatan Matan Hilir Selatan Ketapang Rodi Rosadi mengatakan, walaupun setiap tahunya ruas jalan Pelang-Pesaguan selalu diperbaiki,namun tidak pernah bagus dan masih dalam kondisi rusak parah, karena kualitas dari pekerjaan yang dilakukan pelaksana pekerjaan tidak maksimal.

 `'Kerusakan parah sekitar 15 km, kondisi ini sudah berlansung puluhan tahun, walaupun tiap tahunya diperbaiki,namun tetap saja rusak,'' kata Rodi Rosadi, Kamis (16/8/2012).

Kades mengemukan, kerusakan parah sepanjang 15 Km yang dipenuhi dengan lobang-lobang besar di sepanjang jalan tersebut nyaris tak banyak mengalami perubahan meskipun pemimpinan di daerah itu sudah berganti, berkali-kali. Ia juga mengaku heran mengapa ruas jalan yang hanya 15 km ini jalan tidak bisa mulus, padahal jalan Trans kalimanat saja yang ratusan kilo bisa mulus dan bagus dikerjakan.

Kades mengungkapkan,ruas jalan-jalan rusak yang dipenuhi lobang-lobanang mulai dari Desa Pelang, Pesaguan Kiri, Pesaguan Janan, Sungai Bakau, dan Sungai Besar serta di Desa Harapan Baru di Kecamatan Matan Hilir Selatan Ketapang.

Penulis : Ali Anshori
Editor : Bowo

Proyek Disdik Ketapang Dinilai Janggal dan tidak Transparan

Setelah beberapa waktu kita dengar dugaan korupsi Dana Alokasi Khusus(DAK) 2011 dinas pendidikan yang sudah sampai ke penyidikan di kepolisian.dan pada 2012 ini juga Disdik ketapang dinilai janggal dan tidak transparan dalam proses pelelangan dan penunjukan kontraktor dalam proyek DAK 2012,oleh karena itu kami masyarakat kabupaten ketapang berharap DPR sebagai wadah aspirasi masyarakat dan pemerintah kabupaten khususnya bupati harus bertindak cepat untuk mengatasi masalah ini karena selama ini dinas pendidikan dinilai sebagai lahan basah yang rawan dengan tindakan korupsi dari penerimaan guru kontrak,guru bantu,PNS(guru) dan dana-dana pembangunan lainnya yang jumlahnya tidak sedikit.
selanjutnya info lebih lanjut silakan baca di bawah ini di cuplik dari situs tribunpontianak.co.id dan silakan komen apabila ada unek-unek atau yang ingin disampaikan kepada pemerintah kabupaten ketapang.
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KETAPANG - Proses tender proyek pengadaan barang dan jasa  DAK Tahun   2012 di  Diknas Pendidikan Ketapang Kalimantan Barat dinilai tidak Transparan. Lantaran prosesnya tidak dilaksanakan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Muhaiyan Siddiq, Direktur CV Empat  Saudara yang ikut mendaftar dalam proyek DAK  di Diknas Pendidikan Ketapang tersebut, mengatakan,  peserta yang menjadi pemenang proyek   diduga melakukan "persekongkolan" dengan panitia lelang di diknas pendidikan Ketapang.

Muhaiyan menyebutkan pelaksanaan tender  proyek penambahan ruang kelas dan  pembagunanan  perpustakaan SMP yang menggunakan Dana Alokasi Khusus (DAK) Tahun Anggaran 2012 tersebut sarat dengan "permainan" antara peserta lelang dengan panitian lelang.

"Keputusan pemenang proyek tersebut ada dugaan permainan dan persekongkolan antara peserta lelang dan panitia lelang,'' kata Muhaiyan, Rabu (15/8/2012).

Muhaiyan menuturkan, indikasi tersebut terungkap dari rekanan yang ditetapkan sebagai pemenang oleh panitia.  Tidak satu pun pemenangnya dari rekanan yang menawar lebih rendah yang menjadi pemenang .

"Penawar yang terendah seharusnya menang yang jelas menguntungkan keuangan negara tapi kenyataanya selalu saja kalah, tidak  ada penjelasan atau klarifikasi dari pihak panitia kepada rekanan peserta yang kalah dan seharusnya ada  waktu untuk melakukan sangahan,''ujar Muhaiyan.

Selain itu kata Muhaiyan , pihak panitia saat diminta untuk menujukan administrasi kelengkanpan dokumen lelang yang sudah dinyatakan menjadi pemenang tender, pihak penitia keberatan untuk menunjukan dokumen tersebut. Sumber

Rabu, 15 Agustus 2012

Tagihan Listrik Membengkak, Warga Ketapang Protes


TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KETAPANG - Pelanggan PLN Area Ketapang Kalimantan Barat mengeluhkan membengkaknya tagihan rekening pada bulan Agustus 2012 ini. Tagihan yang biasanya hanya di kisaran Rp.50 ribu hingga Rp 100 ribu membengkak mencapai Rp 500 ribu lebih.

Hendra (30), warga Kelurahan Sukaharja Kecamatan Delta Pawan mengatakan, pembayaran tagihan rekening listrik di rumahnya pada bulan Agustus 2012 membengkak mencapai Rp 500 ribu lebih. 

"Kami tidak pernah nunggak membayar tagihan listrik. Pemakaian listrik kami
normal seperti biasanya ,saya terkejut saat bulan ini harus membayar Rp.500 ribu lebih, kenapa jadi membengkak seperti ini,'' keluh Hendra, Rabu (15/8/2012).

Hendra menyebutkan, daya listrik di rumahnya hanya memakai daya 450 VA,namun anehnya tagihan listrik begitu membengkak. Hendra mengaku ini baru pertama kali ia mengalami tagihan listrik semahal itu.

Hendra mengatakan, tidak ada penambahan daya listrik di rumahnya yang memakai listrik hanya TV, kulkas dan mesin air serta lampu-lampu yang lainya seperti pemakaian normal setiap harinya. Ia menjadi heran tagihan bisa membengkak seperti itu.

"Kalau bayar semahal itu,itu pemakaian kelas bisnis, kami kan hanya pelangan rumah tangga biasa saja,'' ujarnya. Sumber   : http://pontianak.tribunnews.com