KERATON KERAJAAN MATAN KETAPANG

Pusat Pemerintahan Kerajaan Matan Ketapang

RUMAH ADAT MELAYU KETAPANG

Salah Satu Pusat Kebudayaan Melayu Ketapang

HUTAN KOTA KETAPANG

Hutan Kota Merupakan Habitat Hewan dan Tumbuhan Asli Ketapang

BUNDARAN ALE-ALE KETAPANG

Bundaran Ale-ale adalah bundaran sekaligun icon Kota Ketapang

PANTAI TANJUNG BELANDANG

Salah satu Objek Wisata yang ada di Ketapang

Tampilkan postingan dengan label Info Kalbar. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Info Kalbar. Tampilkan semua postingan

Senin, 19 Januari 2015

Gerakan tanam serentak, Wujudkan swasembada Pangan Nasional

Pengirim : andy candra
Tanggal : 19 January 2015, 7:44 pm


Gerakan Tanam Serentak percepatan upaya khusus pencapaian swasembada pangan untuk tingkat Kabupaten Ketapang akan dilakukan pada Rabu (20/1). Kegiatan di Desa Sukamaju, Kecamatan Muara Pawan sekaligus juga peletakan batu pertama pembangunan jaringan irigasi. 

Pelaksanaan program Tanam serentakdilakukan merupakan bagian dari strategi pencapaian program swasembada pangan nasional. Program ini dilaksanakan bersama petani dan TNI. Memastikan program berjalan efektif, maka persiapan kegiatan dibahas dalam rapat di Bappeda Ketapang yang langsung dipimpin Komandan Kodim 1203 Ketapang, Kepala Bappeda ketapang, dan Kadis Pertanian dan peternakan Kabupaten Ketapang. Penanaman serentak tersebut diharapkan dapat meningkatkan produktifitas lahan dan tenaga kerja, mempercepat dan mengefisiensi proses; serta menekan biaya produksi serta pada akhirnya  dapat meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan petani.
Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Ketapang, Ir.C.Syamsyu Akhyar menjelaskan pentingnya penguatan kelembagaan petani, khususnya kelompok petani. Karena itulah perlu diperkuat dan dibenahi. Selain itu pentingnya koordinasi, seperti menyangkut kawasan yang potensial dan lainnya dipaparkan secara panjang lebar.
Ditambahkan Kepala Bappeda Ketapang, Drs H.Mahyudin M.Si bahwa swasembada pangan sesuai dengan arahan pusat dan kabupaten.dalam mewujudkan pencapaian swasembada pangan, disampaikan bahwa Bupati Ketapang sudah mengarahkan pentingnya sinergi seluruh sumber daya yang ada di kabupaten. Seperti sinergia antara pemkab ketapang, TNI dan BUMN. "Arahan bupati sinergi pencapaian swasembada pangan juga menggerakkan segala potensi yang adan termasuk keterlibatan badan usaha," tegas Mahyudin.
Dalam pencapaian program swasembada pangan dituturkan adanya peningkatan indeks penanaman. Karena itulah perlu ada target yang harus dicapai.karena itu kedepan direncanakan ada delapan kawasan yang akan difokuskan pada sektor pertanian. Dalam pencapaian itulah perlunya pematangan rencana aksi, terutama melibatkan unsur TNI dalam mewujudkan swasembada pangan.
Sementara itu, Dandim 1203 Ketapang, Letkol Inf Asep Ahmad Hidayah, menegaskan dukungannya dalam mewujudkan swasembada pangan nasional. Ia mengharapkan dalam mewujudkan program tersebut, maka kita harus melakukannya secara selektif. Untuk lokasi penanaman serentak, lahan sudah dipersiapkan.
Untuk meningkatkan indek penanaman diharapkannya perlu dipertimbangkan dan dianalisa menegnai simber air, kondisi lahan dan lain sebagainya. Karena itu, untuk mewujudkan swasembada pangan targer diharapkannya tidak muluk-muluk tetapi bisa efektif. "Untuk kegiatan besok, kami (TNI) siap dilibatkan untuk mewujudkan ketahanan pangan," papar dandim 1203 Ketapang.
Dalam meningkatkan indek penanaman, kepala Bappeda Ketapang juga berharap dukungan dari PT Pupuk indonesia untuk meningkatkan penanaman. Harapannya masa percobaan selama dua tahun untuk lahan 100 hektar, dinilai perlu ditingkatkan sesuai harapan menteri BUMN selama ini. Kemudian, Budiono dari Pupuk Indonesia menjelaskan untuk pelaksanaan program yang mereka lakukan sesuai arahan dari kementerian BUMN.Jika kementerian yang perintahkan, program swasembada pangan maka akan mereka tindaklanjuti. Karena itu, mereka mempersilakan stakeholder di Ketapang menyurati Kementerian BUMN."Terima kasih atas masukannya, nanti Bupati akan menyurati Kementerian Pertanian, Kementerian BUMN dan Pupuk Indonesia," timpal mahyudin Kepala Bappeda Ketapang. @ 

Selasa, 06 Januari 2015

Cornelis Resmikan PLTU Di Sanggau

Rabu, 07/01/2015

Klik untuk ukuran asli
SANGGAU – Gubernur Kalimantan Barat Drs Cornelis MH, Rabu (17/12) meresmikan pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) 2x7 MW yang terletak di Desa Sei Batu, Kecamatan Sanggau Kapuas Kabupaten Sanggau. Didampingi isteri dan Bupati Sanggau, Wakil Bupati Sanggau, beserta Forum komunikasi pimpinan daerah (Forkopimda), Ketua DPRD Sanggau, Anggota DPRD Provinsi Kalbar, beserta SKPD Kalbar. Drs. Cornelis, MH menghimbau dengan adanya Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) ini jangan hanya sekedar untuk menonton televisi saja, harus di fungsikan untuk anak-anak belajar IT, “Tetapi untuk hal lain juga, untuk penerangan anak - anak belajar, bukan hanya untuk nonton sinetron saja. Jadi tidak ada alasan lagi bahwa kita tidak cerdas, tidak ada alasan lagi terhambat dalam bidang pendidikan, kesehatan, ” harapnya.

Cornelis juga berpesan, jangan hanya mau nikmati listrik saja, tetapi bayarnya tidak ada. “Jadi tolong dibayar, jangan PLN tagih lalu dibawakan parang, lalu dikepung ramai - ramai petugasnya. Hal ini sangat tidak beres, ” tegasnya. Selain itu, orang nomor satu di Kalbar itu meminta kepada Bupati, Camat, Kepala Desa, ketua RT/RW berikan penjelasan sejelas -jelasnya kepada masyarakat. “Kamu pakai kamu bayar, istilah orang Jakarta tidak ada makan siang yang gratis. Jadi sekali lagi harus bayar, ” canda Cornelis.

Ia juga mengingatkan kepada kontraktor, jangan masih masa pemiliharaan, begitu masa pemeliharaan sudah selesai barang pun rusak. Harus betulkan, kalau memang ada penyimpangan juga harus dibereskan. Sehingga target penggunaan PLTU ini bisa terwujud masa pengunaannya, “Jangan baru satu bulan diresmikan Gubernur satu tahun sudah hilang dan tidak hidup - hidup lagi listriknya,” ujar Cornelis. Di kalbar, sampai saat ini banyak membangun pembangkit tenaga listrik, tetapi masih ada yang belum selesai, termasuk PLTU 2 Kalimantan Barat 2x27,5 MW. PLTU Parit Baru Site Bengkayang 2x55 MW. Cornelis mengatakan, sebenarnya program pembangunan PLTU ini sudah sangat lama bahkan pada zaman Dhalan Iskan menjadi Direktur PLN.

“Yang lain sudah go publik tetapi tidak selesai, baru yang sekarang sudah selesai. Ini menunjukan bahwa pemerintah dalam hal ini PLN yang memopoli daya listrik, kalau mesin nya tidak, karena harus ada patokan harga dasar listrik harus ditentukan oleh Negara lantaran menyangkut hajat hidup orang banyak, ” katanya. Diakuinya, kita di Kalimantan terlambat menikmati listrik, padahal mempunyai batu bara yang melimpah. Nah baru ada (PLTU) bisa di nikmati sekarang, berarti Negara masih melaksanakan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. Kalau tidak melaksanakannya bearti sudah melanggar Hak asasi manusia (HAM) dan bisa digugat di mahkamah Internasional, demikian mantan Bupati Landak itu menegaskan.

“Saya minta kepada masyarakat untuk menjaga PLTU ini dengan baik. Kita mintanya susah payah, jangan hanya karena kepentingan pribadi anda lupa dengan kepentingan orang banyak terutama masyarakat sekitarnya, jangan ada yang melempari kaca bangunan, jangan ada yang menutup jalan, ” tegasnya.

Selain itu, Cornelis meminta kepada pihak kepolisian maupun TNI untuk menjaga proyek vital ini. “Pihak PLN boleh meminta baik kepolisian maupun TNI untuk menjaga, mengingat PLTU ini merupakan proyek fital yang dibangun dengan biaya yang sangat mahal, ” pintanya.

Bupati Sanggau Paolus Hadi, SIP, Msi., menyatakan khususnya di kabupaten Sanggau baru sekitar 64 persen masyarakat yang baru bisa menikmati listrik,selebihnya belum bisa menikmati listrik, "Sekitar 34 persen masyarakat yang belum bisa menikmati listrik, dan dengan berdirinya PLTU ini, di harapkan bisa memberikan kenyamanan pada masyarakat Sanggau yang belum bisa menikmati listrik, "jelasnya. (Rnto Humas/HC). 

Senin, 08 Desember 2014

Pimpinan DPRD Ketapang Diresmikan

Pengirim : ALWIADI.
Tanggal : 5 December 2014, 3:38 pm


Ketapang, Peresmian pengangkatan dan pengambilan sumpah janji pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Ketapang masa bhakti 2014-2019, dalam rapat paripurna istimewa DPRD Ketapang, diruang rapat Paripurna Gedung DPRD Ketapang, Jum'at (5/12)

Ketua Pengadilan Negeri Ketapang Muhammad Rifa'ie SH.MH mengambil sumpah dan janji pimpinan DPRD Ketapang Budi Matheus S.Pd. sebagai ketua DPRD Ketapang dari Fraksi PDI-P, sedangkan wakil-wakil ketua Junaidi.Sp dari Fraksi Golkar, Kadarini SE, dari Fraksi PAN dan Jamhuri Amir SH dari Fraksi Hanura.
Hadir dalam acara tersebut Wakil Gubernur Kalimantan Barat Drs. Christiandy Sanjaya, SE MM.Wakil Bupati Ketapang H Boyman Harun.SH, Plt Sekda Drs H M.Mansyur.M.Si, Forkominda, SKPD serta seluruh anggota DPRD Ketapang.
Sebelumnya Ketua Sementara Budhi Matheus S.Pd mengharapkan peresmian dan pengambilan sumpah pimpinan dapat menjadikan awal semangat untuk kedepan dalam melaksanakan seluruh tugas dan tanggung jawab yang saat ini telah menanti, seperti pembahasan rancangan APBD Kabupaten Ketapang tahun anggaran 2015, dan beberapa perda lainnya seperti raperda tentang rencana pemabngunan jangka panjang daerah Kabupaten Ketapang tahun 2005-2025 yang sangat segera untuk dibahas.
" Surat surat yang masuk mapun permintaan audienasi masyarakat dan pelaksanaan fungsi pengawasan lainnya yang menjadi tugas dan fungsi DPRD " katanya.
Ia mengajak seluruh anggota DPRD untuk kerja keras dalam kontek ini melalui pelaksanaan fungsi DPRD perlu lebih ditingkatkan dengan pemberdayaan alat kelengkapan DPRD sebagai harapan kita dan masyarakat Kabupaten Ketapang yang tentu saja kedepan lebih partisipatif dan aspiratif dalam membangun daerah Ketapang
Wakil Gubernur Kalimantan Barat Christiandy Sanjaya mengatakan pengambilan sumpah janji pimpinan DPRD Ketapang hari ini merupakan tindak lanjut dari surat Keputusan Gubernur Kalbar nomor 545/Pem/2014.tanggal 24 November 2014, tentang peresmian pengangkatan pimpinan DPRD Ketapang masa bhakti 2014-2019.
" Kepada pimpinan DPRD Ketapang yang baru saja mengucapkan sumpah dan janji kami kami ucapkan selamat mengemban amanat rakyat laksanakanlah tugas dengan sebaik-baiknya pahami tugas wewenang dan fugsi saudara selaku pimpinan DPRD " ucapnya.
Menurut Wagub penyelenggaran pemerintahan daerah adalah penyelenggaran urusan Kepala daerah dan DPRD dibantu oleh perangkat daerah dalam rangka untuk melindungi melayanimemberdayakan dan mensejahterakan masyarakat dalam rangka melaksanakan dan mewujudkan hal tersebut maka kata Wagub Kepala daerah dan DPRD dalam hal ini melalui pimpinan DPRD wajib memiliki hubungan yang besinergi dan harmoni sebagai mana diatur dalam pasal 207 ayat 1 undang-undang nomor 23 tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah bahwa hubungan kerja antara DPRD dan kepala daerah didasarkan hubungan atas kemitraan sejajar
Selain itu disebutkan Dia persetujuan bersama dalam pembentukan perda, penyampaian laporan keterangan pertanggungjawaban Kepada DPRD persetujuan terhadap kerjama sama yang akan dilakukan oleh pemerintah daerah rapat konsultasi DPRD dengan Kepala Daerah secara berkala dan bentuk lainnya sesuai dengan peraturan dan perundang-undangan.
Ditambahkan Wagub Pelaksanaan dan pembangunan Daerah Pimpinan DPRD merupakan jembatan penghubung antara Pemerintah Daerah dan DPRD melalui mekanisme konsultasi Pemerintah Provinsi Kalbar menaruh harapan besar terhadap kemajuan dan kesejahteraan masyarakat kabupaten Ketapang
" Setiap jabatan yang diemban merupakan amanah yang harus dilaksanakan dengan penuh rasa tanggung jawab dan berdasarkan pada profesionalitas serta proposionalitas " ujarnya. 
Sumber: link

Senin, 02 September 2013

BUPATI RESMIKAN KANTOR SINAR MAS


KETAPANG, - Bupati Ketapang Drs. Henrikus. M.Si melalui Sekda .Drs.H. Andi Djamiruddin.M.Si meresmikan pemakaian Kantor PT. Sinar Mas Region V Ketapang di jalan Brigjend Katamso kelurahan Sukaharja Kecamatan Delta Ketapang, ( Sabtu/31/08).

“, Pembangunan kantor yang representatif ini dapat bermanpaat untuk memudahkan koordinasi pihak perusahaan dengan masyarakat “ kata Andi Djamiruddin ketika menyampaikan sambutan Bupati.

Selain itu Sekda menungkapkan keberadaan Kantor PT. Sinar Mas merupakan nilai tambah bagi pembangunan daerah Kabupaten Ketapang yang sedang berkembang, karena akan memberikan kontribusi terhadap Pemerintah maupun Masyarakat Ketapang.

Sekda juga mengutip pernyataan Pimpinan PT. Sinar Mas bahwa Pabrik PT Sinar Mas berdiri di Kabupaten Ketapanng sejak tahun 2005, dan telah memiliki Pabrik CPO dengan nilai transaksi enkonomi berkisarRp. 50sampai dengan 70 Milyar pertahun “, Hal ini merupakan langkah maju yang tentunya dapat dapat berimbas perekonomian yang membawa meningkatnya tarap hidup masyarakat “, kata Sekda.

Pemkab Ketapang kata Sekda menyampaikan penghargaan dan terima kasih kepada perusahaan selaku investor yang telah memberikan konstribusi kepada Pemerintah berupa IMB dan PBB sektor kota dan pedesaan pertambangan dan perkebunan,
Dijelaskan Sekda bahwa mulai Januari 2014, pengelolaan PBB sektor perkotaan dan pedesaan sudah dikelola daerah .

Harapan kedepan Perusahaan perusahaan yang lain dapat mencontoh Pt. Sinar Mas dalam segala hal termasuk program CSR pemberdayaan masyarakat yang dapat memberikan dampak positif untuk kemajuan Kabupaten Ketapang. sumber : http://www.humas.ketapang.go.id

Kamis, 29 Agustus 2013

Pembuat Kartu Kuning Ketapang Capai 1183


 Pembuat Kartu Kuning Ketapang Capai 1183

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KETAPANG - Kepala Seksi Penempatan dan Perluasan Kerja Dinas Sosial Tenaga Kerja Transmigrasi, Suyono menuturkan sekitar 1183 kartu pencari kerja atau kartu kuning telah dikeluarkan.
Sebagian besar pembuat kartu kuning direncanakan dipergunakan untuk mengurus pendaftaran sebagai CPNS. "Sejak ada informasi penerimaan CPNS, kami dipenuhi pembuat kartu pencari kerja," katanya kepada Tribunpontianak.co.id, Rabu (28/8/2013).
Saat ini kata Suyon, masih diberlakukan pembuatan secara manual, dalam waktu dekat pihaknya merencanakan pembuatan kartu kerja secara online pasca mendapatkan empat unit computer dari pusat.
"Nanti isi data sendiri, kemudian kesini untuk ditandatangani, kalau sekarang masih manual dulu," katanya
Kartu Pencari Kerja berlaku selama dua tahun dan jika pemilik belum mendaptkan lowongan kerja juga hendaknya melapor setiap enam bulan sekali begitu juga jika sudah mendapatkan sebaiknya juga melaporkan diri agar bisa masuk database pihaknya.
Untuk warga yang hendak membuat kartu pencari kerja, Suyono mengingatkan kartu ini dibuat sesuai daerah asal KTP. "Kalau KTPnya Pontianak ya buat Pontianak tak bisa buat disini, tapi penggunaannya bisa dimana-mana," tukasnya. sumber : http://pontianak.tribunnews.com

Senin, 26 Agustus 2013

Pemerhati : Ribuan Enggang Gading Diburu Tiap Bulan


Pemerhati : Ribuan Enggang Gading Diburu Tiap Bulan


 
Pontianak (Antara Kalbar) - Direktur dan Pemerhati Rangkong Indonesia dari Indonesian Hornbill Conservation Society, Yokyok Hadiprakarsa memperkirakan sekitar 100-2.000 ekor enggang gading diburu setiap di Kabupaten Melawi, Sintang, dan Ketapang di Kalimantan Barat setiap bulannya.

"Harga yang diiming-imingi ke warga, membuat populasi satwa dilindungi itu kian memprihatinkan," kata Yokyok Hadiprakarsa saat dihubungi di Pontianak, Senin.

Menurut dia, di blok hutan Kabupaten Ketapang, keberadaan enggang gading semakin sulit dijumpai dalam tiga tahun terakhir.

Pembeli mengiming-imingi warga hingga Rp9 juta. Harga paruh enggang gading, dijual antara Rp50 ribu - Rp80 ribu per gram. Sementara kepala enggang sendiri, berkisar sekitar 95 - 120 gram.

"Harga juga tergantung dari kualitas paruh," kata Yokyok Hadiprakarsa yang akrab dipanggil Yoky itu.

Ia melanjutkan, berdasarkan informasi dari masyarakat, hasil tangkapan itu dijual ke Kemangai dan Serawai atau langsung dibawa ke Pontianak dan Malaysia. Kemudian, dijual ke pasar internasional seperti Singapura.

Ia yakin, harga di pasar internasional sudah tinggi, jauh di atas yang ditawarkan ke warga. Sementara warga Kalbar, selaku pemburu, mendapat nominal keuntungan paling kecil. Perekonomian masyarakat daerah pun tidak membaik dengan memburu enggang gading.

"Perbandingan keuntungan tersebut semakin jauh tidak sesuai dengan dampak penyusutan populasinya," katanya menegaskan.

Ia menjelaskan, membunuh seekor enggang gading sama artinya dengan membunuh dua ekor karena satwa tersebut tidak mampu bertahan hidup tanpa pasangannya.

Berdasarkan catatan Indonesian Hornbill Conservation Society dan Yayasan Titian, aparat di Kalbar telah melakukan penyitaan dengan jumlah 716 kepala enggang gading.

Sementara itu, kasus perdagangan paruh burung enggang gading di Pontianak sudah bergulir ke meja hijau sejak 11 Juli 2013. Terdakwa, Among, pada persidangan kelima, 20 Agustus lalu, oleh Abdul Samad selaku Jaksa Penuntut, dituntut lima bulan penjara dan denda Rp10 juta.

Niken Wuri Handayani, Koordinator Pengendali Ekosistem Hutan Balai Konservasi Sumber Daya Alam Kalbar, mengatakan, kejahatan seperti dilakukan telah melanggar peraturan tentang perdagangan hewan-hewan langka seperti termaktub dalam UU No 5/1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya.

Ia mendesak pelaku agar dikenakan sanksi berat untuk memberi efek jera bagi pelaku lainnya.

Project Leader Sintang - Melawi, WWF Indonesia Program Kalbar, Rudi Zapariza mengungkapkan, banyak yang tidak sadar dengan fungsi dari enggang gading di alam. Penyusutan populasi akan berakibat ke lingkungan karena fungsinya sebagai hewan penyebar benih di hutan.

"Jika populasinya berkurang, maka pertumbuhan benih pohon hutan juga semakin lambat," ujar dia.

Sedangkan hutan merupakan sumber penghidupan bagi masyarakat bahkan satwa di dalamnya serta menyumbangkan oksigen terbesar bagi manusia.sumber : http://kalbar.antaranews.com

Kamis, 22 Agustus 2013

Minta Perbaiki Jalan di Sandai

KECAMATAN Sandai yang dilintasi Jalan Trans Kalimantan menjadikan pertumbuhan ekonomi di kecamatan ini sangat pesat. Akan tetapi, infrastruktur yang ada di kecamatan yang menjadi tanggung jawab Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ketapang, ironisnya begitu buruk. Hal ini dianggap tidak seimbang dengan pertumbuhan ekonomi yang saat ini sedang tumbuh.
Kabid Kesejahteraan Rakyat Barisan Indonesia (Barindo) Kabupaten Ketapang, Susilo Aheng, mengungkapkan bagaimana dalam beberapa tahun belakangan, Kecamatan Sandai mulai bergeliat, khususnya di sektor perekonomian. "Sejak ada Jalan Trans Kalimantan, kondisinya (perekonomiannya) mulai tumbuh pesat," katanya, kemarin (19/8) siang di Ketapang.
Aheng yang juga berprofesi sebagai pebisnis ini, mengaku salut atas perkebangan daerah ini. Menurutnya, jika dibandingkan dengan kondisi beberapa tahun lalu, Sandai saat ini jauh lebih baik. "Jauh lebih baik jika dibanding beberapa tahun lalu. Bangunan-bangunan ruko sudah banyak," tukasnya.
Dia juga menjelaskan, Sandai merupakan salah satu urat nadi perekonomian bagi beberapa daerah pedalaman dan sentral bisnis yang sangat menjanjikan di Ketapang. Akan tetapi, menurut Aheng, satu hal yang selama ini menjadi pekerjaan rumah buat pemerintah, yaitu infrastruktur jalan yang kurang diperhatikan. "Jangan heran kalau masyarakat Sandai menuntut otonomi daerah atau membentuk kabupaten baru yaitu Kabupaten Sandai. Karena masyarakat di sana menganggap pemerintah kurang peduli terhadap kondisi di sana," ungkap Aheng.
Dia mengingatkan kembali bahwa persoalan yang menjadi sorotan masyarakat di kawasan tersebut adalah infrastruktur, khususnya jalan. Jalan yang berada di tengan sentral bisnis yang setiap hari dilalui oleh ribuan masyarakat yang berbelanja kebutuhan pokok sehari-harinya, diungkapkan dia, saat ini begitu rusak kondisi. Menurut dia, begitu banyak terdapat lubang dan menjadi kubangan air di saat hujan turun. "Oleh karena itu, kami sangat berharap kepada perwakilan masyarakat yang duduk di kursi legislatif, untuk serius memperjuangkan infrastruktur, khususnya jalan yang menjadi kebutuhan masyarakat banyak ini," pintanya. (afi)sumber : http://www.rakyatkalbar.com

Rabu, 07 Agustus 2013

RSUD Agusdjam tetap siaga 24jam pada musim lebaran

RSUD Sudah Biasa Layani Pasien saat Lebaran
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KETAPANG - Direktur RSUD Agusdjam Ketapang, drg Rihi menuturkan pada masa Lebaran, rumah sakit akan tetap memberikan pelayanan seperti biasa. Tak ada istilah penurunan kinerja.
"Sama seperti hari-hari biasa, karena kita akan memberlakukan sistem shift sesuai dengan kebutuhan Lebaran," katanya kepada Tribunpontianak.co.id, Selasa (6/8/2013).
Kata Rihi, agenda seperti ini bukanlah hal baru di dunia kesehatan, oleh karena itu ia juga mengharapkan seluruh tenaga kesehatan dapat memberikan pelayanan terbaiknya saat merawat pasien saat Lebaran.
"Kita ini kerja karena kemanusiaan, maka tinggalkan sementara keinginan-keinginan lainnya, memang wajar apabila ingin berkumpul bersama keluarga tapi kan sudah diatur di sistem shift dan juga siapa yang akan merawat pasien kalau dibiarkan begitu saja," katanya 

Senin, 22 Juli 2013

Bulan Depan Pemprov Kalbar Buka Lowongan 217 CPNS

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Kepala Badan Kepegawaian Daerah Provinsi Kalbar Robertus Isdius memastikan Pemprov Kalbar ikut serta dalam penerimaan CPNS Tahun 2013 ini. Rencana pendaftaraan akan dibuka pada Bulan September mendatang.
"Sama, itu serentak seluruh Indonesia, rencana jadwal penerimaan itu ditetapkan oleh Menpan. Silakan buka saja situs Menpan www.menpan.go.id," kata Robertus Isdius kepada Tribunpontianak.co.id, Senin (22/7/2013).
Pemprov Kalbar, lanjut Robertus Isdius, akan membuka formasi umum penerimaan CPNS sebanyak 217. Sedangkan honorer K-II yang akan mengikuti seleksi sebanyak 48 orang.
"Rincian perjabatan formasi masih harus konsultasikan ke Menpan untuk ditetapkan. Untuk kabupaten/kota pada saat rakornas persiapan seleksi CPNS 2013 diterima langsung oleh kabupaten/kota," tukasnya
sumber : http://pontianak.tribunnews.com

Sabtu, 20 Juli 2013

Wamen ESDM Letakkan Batu pertama Pabrik PT WHW


Wakil Menteri Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral Susilo Siswoutomo memastikan dalam enam bulan akan ke dusun Sungai Tengar kembali. Ia akan melihat apakah peletakan batu pertama Perusahaan joint venture Harita Group dengan PT Well Harvest Winning Alumina (WHW) Refinery berlanjut atau tidak. "Kita akan ke sini lagi enam bulan berikut, kita akan lihat keseriusan pembangunan pabrik ini," ujar Susilo Siswoutomo.

Ia menyebutkan adanya UU pertambangan sebenarnya sudah berlaku lunak selama 5 tahun diberikan kesempatan untuk membuat industri pengolahan. Namun sampai saat ini belum ada satu pun yang bentuk industri pengolahan.
Wakil Menteri ESDM menegaskan hasil produksi bauksit ini rencananya untuk memenuho kebutuhan pabrik PT.Inalum di Sumatera. Diingatkan juga agar pihak perusahaan untuk menperhatikan masyarakat sekitar dan lingkungan hidup.Sementara itu, Wakil Bupati Ketapang menerangkan bahwa daerah ini memiliki luas daerah 31.588 KM persegi, maka Ketapang memiliki potensi tambang seluas 981.668 Ha. Menurut Wakil Bupati Ketapang, beberapa tahun ini hasil tambang di ekspor dalam bentuk bijih mentah belum melalui proses lebih lanjut.
Namun, berdasarkan Peraturan Menteri ESDM No.7 tahun 2012 diterbitkan dalam rangka untuk mengamankan terlaksananya amanat UU no.4 tahun 2009 tentang pertambangan mineral dan batu bara. Khususnya terkait dengan kewajiban pengolahan dan pemurnian mineral di dalam negeri paling lama tanggal 12 januari 2014 sudah dapat dilaksanakan eksport tambang dalam bentuk bahan jadi."Salah satu upaya pemerintah Kabupaten Ketapang untuk mempercepat pembangunan sektor pertambangan adalah dengan merespon positip investor untuk menanamkan modalnya di Kabupaten Ketapang," kata Wakil Bupati Ketapang ketika di Dusun Sungai Tengar, Desa Mekar Utama, Kecamatan Kendawangan.
Salah satunya adalah PT. Well Harvest Winning Alumina Refinery merupakan kerjasama antara PT. Harita Group dan perusahaan China Honqiao. Diterangkan Wakil Bupati Ketapang, perusahaan ini beroperasi untuk pengolahan dan pemurnian (Smelter) dan pemegang IUP operasi produksi, nilai investasi untuk pembangunan industri ini sebesar USD 2,28 milyard atau sekitar Rp 20 trilyun. Keikutsertaan PT. WHW membangun Ketapang disektor pertambangan, diharapkan apabila perusahaan ini mulai beroperasi akan dapat meningkatkan pendapatan masyarakat Kabupaten Ketapang khususnya masyarakat di sekitar areal pertambangan. Baik yang bekerja langsung di perusahaan maupun yang berprofesi sebagai penjual jasa, padagang dan lainnya. dan diharapkan dapat meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD) Kabupaten Ketapang.
Boyman Harun SH meminta seluruh masyarakat, khususnya yang bertempat tinggal maupun bermata pencaharian di sekitar lokasi PT. Well Harvest Winning Alumina Refinery agar dapat membantu dan bekerjasama dengan pihak perusahaan sehingga proses pembangunan pabrik pengolahan dan pemurnian dapat berjalan dengan baik. Demikian juga perusahaan agar memperhatikan lingkungan dalam proses pembangunan dan pemurnian, bagaimana pun tiap proses pembangunan pertambangan akan memberikan dampak positif dan negatif bagi masyarakat dan lingkungan. Untuk itu taati apa yang tertera dalam dokumen analisa mengenai dampak lingkungan (amdal). Selain itu jadikan masyarakat sekitar lokasi pabrik sebagai mitra, hindari pertikaian baik berupa beda pendapat maupun penafsiran. "Sehingga konsep kerjasama antara perusahaan dan masyarakat dapat menghasilkan ketergantungan, saling menghargai, saling memperkuat dan saling menguntungkan satu sama lainnya dapat tercapai," ujarnya.
Sementara itu, Wakil Gubernur Kalbar, Drs Cristiandy Sanjaya SE MM menegaskan sependapat dengan penegasan Wakil Bupati agar pihak perusahaan menjadikan masyarakat setempat sebagai mitra. Selain itu diingatkan pentingnya untuk tanggungjawab terhadap sosial serta lingkungan hidup. Dalam memberdayakan masyarakat, Wagub mencontohkan agar perusahaan menjalin kerjasama dengan masyarakat, misalnya mengsekolahkan masyarakat setempat pada jurusan tambang. Kemudian, membuat kesepakatan yang dikuliahkan untuk bekerja pada perusahaan.
Diterangkan Wagub Kalbarn potensi tanbang bauksit di Kalbar itu ada 3 sampai 4 milyard ton. Ada 147 perusahaan di bouksit yang mengajukan izin. Dimana, terdapat 113 perusahaan dalam tahap ekploitasi termasuk Harita Group. Dengan potensi yang luar biasa, dan adanya UU yang mengatur maka sudah selayaknya, Kalbar tidak lagi mengeksport barang mentah.
Wagub menuturkan pengolahan sebenarnya sederhana. Karena itu, bangsa yang besar ini, mustahil tidak mampu mengolah barang mentah menjadi setengah jadi atau barang jadi sebelum di eksport. "Kita harapkan dampak multiflier efek dapat memberikan pengaruh positip pada perekonomian masyarakat," ujar Cristiandy Sandjaya.@ sumber : http://www.humas.ketapang.go.id

Sabtu, 06 Juli 2013

RI Segera Miliki Pabrik Pertama Pengolah Bauksit Jadi Alumina

Liputan6.com, Jakarta : Perusahaan pengolahan bahan tambang Indonesia akan bertambah. Harita Group melaporkan telah menjalin kerjasama dengan perusahaan asal China, Hongqiao yang bergerak di usaha pengolahan dan pemurnian bauksit untuk memulai pembangunan tahap pertama pabrik smelter alumina di Ketapang, Kalimantan Barat.

Nilai investasi pabrik mencapai US$ 1 miliar dengan kapasitas produksi mencapai 2 juta ton per tahun. "Peletakan batu pertama pembangunan pabrik smelter tersebut pada pertengahan Juli 2013," ujar Sekretaris Jenderal Kementerian Perindustrian (Kemenperin) Ansari Bukhari, Jumat (5/7/2013).

Dia mengatakan hal ini sejalan dengan rencana pemerintah terus mendorong program hilirisasi di industri berbasis mineral.

Hal ini juga sesuai Undang Undang Nomor 4 Tahun 2009 tentang Pertambangan Mineral dan Batubara (minerba) terkait kewajiban pengusaha untuk melakukan program peningkatan nilai tambah produk minerba dengan membangun pabrik pengolahan atau smelter di dalam negeri paling lambat tahun 2014.

Dia berharap pabrik smelter alumina yang merupakan perusahaan joint venture antara Harita Group dengan kepemilikan saham 30% dengan perusahaan asal China Hongqiao yang memiliki 70% saham, dapat memenuhi kebutuhan alumina dalam negeri sebanyak 500 ribu ton per tahun.

“Kalau pabrik smelter ini sudah jalan merupakan pabrik pertama di dalam negeri yang memproses bauksit menjadi alumina. Selama ini mereka ekspor bauksit ke China," ungkap dia.

Untuk mendukung pembangunan pabrik ini, Ansari mengungkapkan jika Harita Group mengajukan permohonan untuk mendapatkan fasilitas tax holiday dan dukungan ketenagakerjaan.

“Pengajuan tersebut kami akan pelajari sesuai aturan yang berlaku dan pada prinsipnya kami akan terus dukung program hilirisasi minerba agar bisa segera dilaksanakan,” tambah dia.

Dia kembali menyatakan melalui pembangunan smelter alumina dapat mengurangi ketergantungan impor dan memperkuat struktur industri alumunium yang terintegrasi antara industri hulu dan hilir.

CEO Harita Group Lim Gunawan Hariyanto mengatakan, nilai investasi pembangunan pabrik akan dibangun dalam dua tahap.

Tahap pertama ditargetkan selesai pada pertengahan 2015 untuk produksi alumina sebanyak 1 juta ton dan 1 juta ton lagi pada tahap kedua yang diharapkan selesai pada 2016.

“Alumina tersebut akan kami prioritaskan untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri, terutama untuk suplai ke PT Inalum. Kalau ada sisanya, baru kami ekspor. Harga akan disesuaikan market. Sedangkan, target penyerapan tenaga kerja sebanyak dua ribu orang,” tutur dia. (Nur) sumber : http://bisnis.liputan6.com

Selasa, 02 Juli 2013

Gila! 10 Peserta KSK Tembus Ketapang-Sandai 11 Jam

Ketapang – Komunitas sepeda Ketapang (KSK) sukses melakukan touring wisata Rute Ketapang-Sandai sejauh 140 Km ini hanya di tembus waktu tempuh 11 jam.
Ketua KSK Ketapang Salamuddin mengatakan, Sabtu (23/6) kemarin, sebanyak 10 orang peserta yang tergabung dalam KSK melakukan taoring rute Ketapang-Sandai sejauh 140 kilometer dengan hanya memakan waktu tempuh 11 jam.
“Kami menempuh jalur tengah melewati trek menantang adrenalin dengan tanjakan dan turunan yang seru, juga melalui perkampungan dan perkebunan,” kata Salamuddin Selasa (25/6).
Salamuddin mengungkapkan, keberhasilan menempuh jarak 140 kilometer dengan hanya 11 jam dibutuhkan latihan teratur, teknik tanjakan dan turunan dan di dukung dengan peralatan atau sepeda yang prima serta memenej tenaga antara kecepatan dengan jarak tempuh serta melihat tingkat kesulitan jalan yg di lalui para peserta.
“Kami di katakan orang-orang yang betemu kami dijalan, katanya kami orang gila, masak dari Ketapang ke Sandai pakai sepeda,” ujar Salamuddin tertawa.
Ia mengungkapkan, saat peserta KSK melewati Desa Penjawaan, ada pesta perkawinan dikampung tersebut, kami disuruh mampir terlebih dahulu. “Mereka minta foto bareng bersama kami, kami seperti artis saja,” ucapnya berseloroh.
Salammudin, menilai keheranan masyarakat sepanjang rute yang dilintasi 10 peserta sepeda KSK ini sesuatu hal yang wajar, karena fenomena ini jarang mereka saksikan dan merupakan sesuatu yang aneh. “Ini baru pertama kalinya kami bisa tembuh hanya 11 jam saja, medan Ketapang-Sandai ini medan berat, karena kondisi jalanya rusak,” jelasnya.
Salamuddin mengungkapkan, para peserta dalam perjalanan juga melakukan istirahat untuk makan dan minum, setelah istirahat peserta kembali melakukan perjalanan ke Sandai.
“Kami melakukan Start dari bundaran Ale-Ale Ketapang, dan finish di Kota Sandai,” pungkas Salamuddin (Jay/PK) sumber: http://www.equator-news.com

Kamis, 27 Juni 2013

Pelatihan Pengelolaan Teknologi Sampah



Sampah organik seperti daun-daun, sampah dapur, sampah restoran, sisa sayuran,  sisa buah diharapkan dapat dikelola menjadi kompos. Demikian juga sampah an organic, seperti sampah kering dapat dimanfaatkan menjadi suatu produk yang bisa dijual. Sampah an organik itu seperti kaleng, plastic, botol, bungkus supermi dan lain. Harapan tersebut disampaikan Bupati Ketapang diwakili Sekda Ketapang, Drs H.Andi Djamiruddin M.Si ketika membuka pelatihan pengembangan tehnologi pengelolaan persampahan Kabupaten Ketapang tahun 2013 di Gedung Pancasila.

Sekretaris daerah juga mengingatkan pentingnya pengelolaan bank sampah di lingkup RT/RW, atau kelurahan masing-masing dengan dukungan camat dan lurah atau kepala desa masing-masing. Dalam pengelolaan sampah sehingga lingkungan menjadi bersih, tentunya perlu dukungan kepala desa, sampai ke tingkat RT/RW. Ia juga berharap camat dapat mengimbau warganya, agar membuang sampah pada tempatnya, yang disediakan atau TPS-TPS yang ada. "Jangan membuang sampah disembarang tempat," kata Bupati Ketapang melalui Sekda Ketapang.
Dalam kesempatan itu dijelaskan bahwa dalam undang-undang nomor 18 tahun 2008,tentang pengelolaan sampah,dinyatakan secara tegas,bahwa pengelolaan sampah bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah saja. Tetapi juga menjadi tanggung jawab bersama, antara pemerintah dan masyarakat. Hal ini dipertegas kembali PP nomor 18 tahun 2012,tentang pengelolaan sampah rumah tangga,dan sampah sejenis sampah rumah tangga.
Karena itu perlu ada upaya pengelolaan sampah berwawasan lingkungan pasca terbitnya PP nomor 81 tahun 2012, dan implementasinya bagi kabupaten/kota. Pentingnya pengelolaan sampah, maka Pemkab Ketapang melakukan pelatihan tujuannya untuk mengurangi timbunan sampah,mulai dari sumber sampah yaitu, rumah tangga sebagai salah satu penghasil sampah.
Diterangkan bahwa masalah pengelola sampah,dan kebersihan lingkungan,semestinya menjadi prioritas kebijakan pelayanan perkotaan yang sejajar dengan kebijakan lainnya. Tetapi pada kenyataannya,pelayanan kebersihan masih belum memperoleh perhatian dan porsi yang seimbang,dibandingkan dengan pelayanan lainnya. Penomena seperti  ini terjadi hampir terjadi disemua kota di seluruh Indonesia.
Selama ini, tambahanya, kalangan pemerintah, maupun masyarakat,masih memandang sampah sebagai barang sisa yang tidak berguna. Sampah dinilai bukan sebagai sumber daya potensial,yang perlu dimanfaatkan dan memiliki nilai ekonomis yang tinggi.
Pengelolaan sampah saaat ini,masih bertumpuk pada pendekatan akhir,yaitu sampah dikumpulkan,diangkut dan dibuang, ke tempat pemerosesan akhir sampah dengan metode open dumping (lokasi terbuka). Padahal timbunan sampah dengan volume sampah yang besar dilokasi TPA berpotensi melepas gas metan dalam jumlah besar. Kenyataan ini dapat meningkatkan munculnya emisi gas rumah kaca yang memberikan kontribusai terhadap pemanasan global.
Diuraikan bahwa timbunan sampah melalui prosess alam, akan terurai,dan menjadi unsur pencemaran lingkungan yang sangat merusak lingkungan. Dalam jangka waktu yang lama akan semakin memerlukan upaya dan biaya penanganan yang sangat besar,agar tidak merusak lingkungan."Paradigma pengelolaan sampah,yang bertumpu pada pendekatan akhir,sudah saatnya ditinggalkan,dan diganti dengan paradigm baru pengelolaan sampah," terangnya.
Paradigm baru memandang sampah sebagai sumber daya yang mempunyai nilai ekonomi yang dapat dimanfaatkan secara ekonomi dan lingkungan. Misalnya untuk energy, kompos, pupuk, atau bahan baku industry. Dilanjutkannya, bahwa meningkatnya timbunan sampah di kota-kota besar, telah jauh melebihi kapasitas pelayanan dan sarana penglolaan sampah yang ada. Akibatnya ssampah menumpuk di TPS,maupun di TPA. Sementara itu pada saat yang sama, keterbatasan lahan di kota-kota besar sebagai akibat tekanan pembangunan perumahan,dan fasilitas komersial lainnya semakin mempersulit,untuk mendapatkan lahan untuk membangun TPA. Mengingat kondisi tersebut, dan adanya potensi ekonomi yang tinggi dari sampah, maka dipandang perlu mulai dikelola secara sistimatis. Pengelolaan ini dimulai dari pembentukan kelompok pengelola sampah. Mulai dari tingkat rumah tangga, RT dan RW, kelurahan dan kecamatan. Nantinya dapat difasilitai oleh pemda. Sehingga pemanfaatan sampah dapat dimaksimalkan dengan mereduksinya di TPS agar sampah yang sampai di TPA dapat berkurang secara signifikan.@

Senin, 24 Juni 2013

Bahari ade kapal baru saudare ketapangcity kmaren baru di Launching

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KETAPANG - Express Bahari melaunching kapal cepat terbarunya yang melayani rute Ketapang-Pontianak. Kapal dengan warna dominan kuning yang baru rampung di bangun di galangan kapal di Batam ini diklaim lebih cepat dan memiliki tekhnologi lebih baik dari kapal yang digunakan sebelumnya.

Kapten Express Bahari 9C, Gusti Hardinata menuturkan kapal dengan panjang 40 meter ini mampu menampung hingga 440 penumpang, dibanding kapal cepat sebelumnya yang hanya mampu memuat 330 penumpang.

"Ini sebagai bentuk anstisipasi lonjakan penumpang atau pemudik, karena jelang puasa dan lebaran ini pada dasarnya dari tahun ke tahun selalu terjadi lonjakan. Kapal ini menggantikan kapal seri sebelumnya,"kata Gusti setelah merapat di pelabuhan Sukabangun, Selasa (18/6/2013).

Dikatakannya, fitur keamanan, juga disiapkan life jaket lengkap yang mengakomodir semua penumpang dan ABK apabila hal buruk terjadi serta fitur keamanan lainnya, namun dari segi tekhnologi, kata Gusti kapal dan perangkat navigasi didesain untuk mengutamakan aspek keselamatan.

Menurutnya, lonjakan pemudik selalu terjadi menjelang dan hari libur. Untuk libur puasa dan lebaran tahun lalu, setiap harinya tidak kurang dari 450 penumpang keluar masuk Ketapang. "Dengan penambahan kapasitas penumpang ini, mudah-mudahan bisa mengatasi lonjakan penumpang libur tahun ini," ujarnya.


Penulis : novi saputra
Editor : Jamadin
Sumber : Tribun Pontianak

Tarif Kapal Cepat Pontianak-Ketapang Naik Rp 50 Ribu

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KETAPANG - Kepala KP3 Pelabuhan Sukabangun Polres Ketapang, Ipda Dwidyo menuturkan akan membantu mensosilisasikan harga tiket resmi kapal cepat tujuan Pontianak Ketapang. yang dibarengi dengan peningkatan keamanan pelabuhan.
 
"Kami membantu mensosialisasikan karena masyarakat dikhawatirkan komplainnya menjurus kearah yang tidak-tidak. Oleh karena itu selain kita bantu sosialisasikan juga diieringi peningkatan keamanan pelabuhan," kata Dwi sapaannya, Senin (24/6)
 
Kata Dwi, jelang liburan dan puasa hingga lebaran, arus warga yang menggunakan jasa pelabuhan hampir bisa dipastikan naik,lantaran berkaca dari pengalaman tahun tahun sebelumnya.
 
Sementara itu Kapten Kapal Bahari C9, Gusti Hardinata menuturkan mulai hari Senin (24/6/2013) seluruh tiket kapal cepat yang beroperasi seperti Bahari, Mega dan Poly mengalami kenaikan sebesar Rp 50 ribu dari harga yang ditetapkan sebelumnya. 

Kenaikan ini berdasarkan asumsi kenaikan harga BBM yang telah disepakati dalam rapat direksi dan pihak perhubungan di Pontianak.
 
"Semua kapal ekspress tujuan Pontianak Ketapang tiketnya naik Rp 50 ribu, harap masyarakat maklum," kata Gusti


Penulis : novi saputra
Editor : Arief
Sumber : Tribun Pontianak

Sabtu, 22 Juni 2013

Ketapang Expo 2013 Resmi Dibuka

Pengirim : andy candra
Tanggal : 22 June 2013, 12:24 am


Ketapang expo 2013 yang diikuti sebanyak 56 peserta dibuka Bupati Ketapang, diwakili Sekda Ketapang, Drs H.Andi Djamiruddin M.Si, Jum'at (21/6) sore. Pembukaan pameran pembangunan dalam menjembatani informasi pelayanan SKPD ke masyarakat, ditandai dengan pengguntingan pita stand Bappeda oleh Sekda Ketapang didampingi para asisten Sekda dan Muspida Ketapang.


Menurut Hj.Ir.Nurwanti MM, Ketua Panitia Ketapang Expo 2013 bahwa kegiatan ini diikuti 56 peserta yang terdiri, stand sekretariat daerah, dinas/badan/kantor, kecamatan, BUMN/BUMD, PKK,swasta, UKM dan lain-lain. Selain itu disebutkan juga beberapa kategori penilaian dalam menjaring pemenang.
Kabag Perekonomian Setda Ketapang menguraikan bahwa Ketapang Expo 2013 salah satu tujuannya untuk mempromosikan pelayanan yang dilakukan SKPD kepada masyarakat. Sehingga selain menghibur, masyarakat juga mengetahui potensi yang ada di daerah ini. "Selain pameran, pada malam hari juga digelar sejumlah hiburan dan lomba, salah satunya lomba Jepin Melayu yang dilakukan Dinas Budparpora Ketapang," ujar Nurwanti.
Sementara itu, Bupati Ketapang diwakili sekda Ketapang, Drs H.Andi Djamiruddin M.Si dalam arahan tertulisnya mengatakan Ketapang Expo 2013 merupakan wujud respon positip dari pemerintah daerah, dalam rangka memberikan informasi pelayanan publik yang dilakukan oleh SKPD ke masyarakat, maupun sebagai ajang hiburan dan sebagai ajang promosi mengenai perkembangan daerah Kabupaten Ketapang.
"Sebelum saya melanjutkan sambutan ini bahwa dalam rapat akhir fraksi di DPRD beberapa waktu yang lalu, ada teguran dari salah satu fraksi agar Pameran Ketapang Expo tidak dilaksnakan pada lokasi pentas seni budaya pendopo, dengan pertimbangan berdampingan dengan pendopo Bupati," kata Bupati Ketapang, melalui Sekda Ketapang.
Dilanjutkan Sekda Ketapang, Namun pada saat teguran itu disampaikan proses pembangunan stand sudah mulai berlangsung, sehingga kegiatan ini tetap dilaksanakan. Koreksi ini akan menjadi evaluasi bagi pemerintah daerah. Untuk tahun depan mencari tempat yang lebih strategis guna pelaksanaan Ketapang Expo.
"Perlu saya tegaskan juga bahwa kegiatan Ketapang Expo tidak ada kaitannya dengan kegiatan politik, terutama menjelanng pemilihan legislatif pada bulan April 2014 yang akan datang," ujarnya.
Bupati melalui Sekda Ketapang menghimbau agar masyarakat Kabupaten Ketapang untuk tidak terpancing dengan berbagai isu yang tidak jelas dan tidak dapat dipertanggungjawabkan. Mengingat Kabupaten ketapang hingga saat ini dalam keadaan kondusif.
Diharapkan pameran Ketapang Expo 2013 ini, tidak hanya semata sebagai media informasi dan promosi saja. Tetapi harus dapat dimanfaatkan, dan dikembangkan untuk membangun kerjasama antar instansi, pelaku ekonomi, dan mitra kerja lainnya. Dalam rangka menunjang peningkatan perekonomian daerah Kabupaten Ketapang.
Selain itu, Ketapang Expo harus menjadi salah satu sarana bagi unsur Pemerintah Daerah, pelaku usaha, BUMD, BUMN, Lembaga kemasyarakatan, terutama pengusaha kecil dan menengah (UKM), dan semua lapisan masyarakat, agar mengetahui berbagai potensi yang dimiliki, terutama sumber daya alam, yang ada di Kabupaten Ketapang.
Bupati Ketapang melalui Sekda juga berharap untuk menjaga stand harus benar-benar profesional, dalam menjawab pertanyaan pengunjung, sehingga tidak terjadi multi tafsir terhadap bidang tugas masing-masing peserta pameran.Seluruh peserta pameran agar tidak membongkar stand setelah acara penutupan nanti pada tanggal 30 juni 2013. Karena akan dilanjutkan dengan kedai Ramadhan. Namun kita tidak menutup kedai-kedai Ramadhan yang sudah ada diluar pentas seni budaya ini.
"Saya berharap bersainglah secara sehat, untuk membuka kedai Ramadhan. Apapun yang dapat dilepas setelah pameran adalah data-data, foto kegiatan, atau pun barang-barang elektronik yang dibawa dari masing-masing peserta pameran," tuntasnya.@ sumber : http://www.humas.ketapang.go.id

Selasa, 28 Mei 2013

1.363 Calon Mahasiswa Lulus SNMPTN Untan

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Pembantu Rektor Satu Universitas Tanjungpura (Untan) Pontianak, Abu Bakar mengatakan dari 8.122 calon mahasiswa yang mengikuti ujian Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) 2013 sekitar 1.363 siswa dinyatakan lulus.

"Peserta yang dinyatakan lulus akademik, dan yang bersangkutan akan dapat diterima menjadi calon mahasiswa jika lulus pada ujian nasional SMA/MA/SMK 2013, dan pengumuman daftar lulus bisa dilihat di BAAK Untan lantai 1," ungkapnya kepada Tribun saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (27/5/2013).

Ia mengungkapkan, peserta yang lulus seleksi SNMPTN 2013 Untan diharapkan untuk mendaftar pada 18-19 Juni 2013 di BAAK lantai satu Untan yang dilakukan pada pukul 08.00 WIB-15.00 WIB. Menurutnya, bagi mahasiswa yang tidak mendaftar atau registrasi akan dinyatakan gugur sebagai calon mahasiswa.

Adapun persyaratan yang harus dibawa, yakni kartu peserta SNMPTN 2013, fotokopi ijazah atau surat keterangan hasil ujian nasional (SKHU) yang dilegalisir, fotokopi KTP, Akta Kelahiran , pasfoto ukuran 4x6 sebanyak 3 lembar dan 3x4 sebanyak 2 lembar. " Membayar SPP, dan besar SPP ini dapat dilihat di BAAK Untan, atau di website http://pmb.untan.ac.id," ujarnya.

Menurutnya, calon mahasiswa yang tidak lulus pada SNMPTN dapat mengikuti jalur seleksi masuk perguruan tinggi negeri (SBMPTN) 2013. Pendaftaran melalui jalur tersebut sudah dimulai dari tanggal 13 Mei sampai 7 Juni dengan sistem pendaftaran secara online. (selengkapnya baca 3.494 Cama Rebutan Kursi di halaman 9). 

Terpisah Ketua Panitia SNMPTN 2013 tingkat nasional, Akhmaloka mengatakan, pengumuman hasil  SNMPTN 2013 yang dijadwalkan dirilis pada hari Selasa (28/5) dimajukan Senin (27/5). Pengumuman kelulusan dimajukan karena alasan administratif publikasi. 

Di situs resmi SNMPTN tercantum, pengumuman sudah bisa diakses mulai Senin (27/5) pada pukul 16.00. "Artinya, para peserta sudah bisa mengakses pengumuman SNMPTN pada hari ini (Senin) juga," ungkap Akhmaloka kepada Kompas.com, Senin pagi.

Selain melalui situs resmi panitia, para peserta juga bisa mengakses pengumuman hasil SNMPTN khusus Untan pada halaman Info SNMPTN 2013 di harian Tribun Pontianak edisi hari Selasa ini halaman 4, 5 dan 6.

Pada tahun ini, mayoritas kursi perguruan tinggi negeri diisi melalui jalur SNMPTN, yaitu seleksi masuk berdasarkan nilai rapor siswa SMA dari semester satu hingga semester lima. Selain itu, nilai ujian nasional juga menjadi syarat SNMPTN. Kelulusan SNMPTN akan batal jika peserta tersebut gagal lulus UN.

Ada sekitar 762.690 siswa kelas XII dari 1,7 juta yang tercatat pada Pangkalan Data Sekolah dan Siswa (PDSS) mendaftar untuk mengikuti Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) 2013. Mereka akan bersaing untuk memperebutkan sekitar 135.000 kursi yang disediakan oleh 61 PTN.

Sementara itu, panitia SNMPTN menetapkan persentase minimum penerimaan mahasiswa baru ke PTN melalui tiga jalur, yaitu 50 persen melalui jalur SNMPTN, 30 persen melalui seleksi bersama PTN, dan 20 persen melalui seleksi mandiri. (yun/kompas.com) sumber : http://pontianak.tribunnews.com

Selasa, 16 April 2013

Bagi yang lulus SMU/K Tahun ini, bersama ini kami sampaikan Daftar Perguruan Tinggi Ikatan Dinas dan Besiswa Penuh 2013

1. Akademi Ilmu Pemasyarakatan Jakarta, Jalan Raya Gandul Cinere, Jakarta selatan, website www.depkumham.go.id

2. Akademi Kimia Analis Jawa Barat, Jalan Ir H Juanda 7, Bogor, websitewww.aka.ac.id

3. Akademi Pimpinan Perusahaan Jakarta, Jalan Timbul 34, Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan, website www.app-jakarta.ac.id

4. AKAMIGAS-STEM – Akademi Minyak dan Gas Bumi (Sekolah Tinggi Enerji dan Mineral) di bawah Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral RI. Lokasi kuliah Cepu, Jawa Tengah (Kawasan Rig dan pengeboran minyak) – Info bisa dilihat di www.akamigas-stem.esdm.go.id

5. AKIP – Akademi Ilmu Permasyarakatan di bawah Kementerian Hukum dan HAM. Pendaftaran online di www.depkumham.go.id atauwww.ecpns.kemenkumham.go.id Lokasi kuliah di Depok.

6. Akmil - Akademi Militer RI. Untuk pendaftaran bisa search diwww.akmil.go.id

7. Akpol - Akademi Kepolisian RI. Untuk pendaftaran bisa search diwww.penerimaanpolri.go.id

8. Badan Meteorologi Nasional (BMG), Akademi Meteorologi dan Geofisika (AMG), Jalan Perhubungan I No 5, Komplek Metro, Pondok Betung, Bintaro, Tangerang, website www.amg.ac.id

9. Badan Pusat Statistik (BPS), Sekolah Tinggi Ilmu Statistik (STIS), Jalan Otto Iskandardinata No 64C, Jakarta Timur, website www.stis.ac.id

10. Sekolah Tinggi AKuntansi Negara (STAN), Jalan Bintaro Utama Sektor V, Bintaro Jaya, Tangerang, website www.stan.ac.id

11. MMTC – Sekolah Tinggi Multi Media Training Center di bawah Kementerian Komunikasi dan Informatika RI (Kominfo) Pendaftaran online di www.mmtc.ac.id Lokasi kuliah di Yogyakarta

13. Politeknik Kesehatan DEPKES Surabaya, Jalan Pucang Jajar Tengah 56, Surabaya, website www.poltekkesdepkes-sby.ac.id

14. Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi, Jalan Cimandiri 34-38, Bandung, website www.lan.go.id.

15. Sekolah Tinggi Manajemen Industri Jakarta, Jalan Letjen Suprapto 26, Cempaka Putih, Jakarta Pusat, website www.stmi.ac.id

16. Sekolah Tinggi Pariwisata Bandung, Jalan Dr Setiabudi 186, Bandung, website www.stp-bandung.ac.id

17. Sekolah Tinggi Penerbangan Indonesia, Curug Banten, Jalan Raya PLP Curug, Tangerang, website www.stpicurug.ac.id

18. Sekolah Tinggi Perikanan Jakarta, Jalan AUP, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, website www.stp.dkp.go.id.

19. Sekolah Tinggi Pertanahan Nasional Yogyakarta, Jalan Tata Bumi 5, Banyuraden, Gamping, Sleman, Yogyakarta, website www.stpn.ac.id

20. Sekolah Tinggi Sandi Negara (STSN), Jalan Raya Haji Usa, Desa Putat Nutug, Ciseeng, Bogor, website www.stsn-nci.ac.id

21. Sekolah Tinggi Teknologi Tekstil Jawa Barat, Jalan Jakarta No 31, Bandung, website www.stttekstil.ac.id

22. Sekolah Tinggi Transportasi Darat Jawa Barat, jalan Raya Setu Km 3,5 Cibuntu, Cibitung, Bekasi, Jawa barat, websitewww.sttd.wetpaint.com.

23. Sekolah Tingi Kesejahtraan Sosial Jawa Barat, Jalan H Juanda 367, Bandung, website www.stks.ac.id

24. STIS – di bawah Badan Pusat Statistik (dapat uang saku per bulannya Rp. 850.000), pendaftaran online di www.stis.ac.id . Lokasi kuliah Jakarta

25. STPDN/IPDN – Institut Pemerintahan Dalam Negeri di bawah Kementerian Dalam Negeri RI. Untuk pendaftaran bisa search diwww.bkd.prov.go.id

26. STPN – Sekolah Tinggi Pertanahan Nasional di bawah Badan Pertanahan Nasional RI. Pendaftaran online di www.stpn.ac.id Lokasi kuliah Yogyakarta

27. STSN – Sekolah Tinggi Sandi Negara – di bawah Lembaga sandi Negara. Pendaftaran online di www.stsn-nci.ac.id Lokasi kuliah di Bogor
sumber: http://sbmptn-smptn-mandiri-2013.blogspot.com

Senin, 15 April 2013

Dari Kalbar ke Kalteng seperti Masuk Negara Lain



Tribunnews.com - Jalanan di Kalimantan Barat tak bisa disebut bagus. Seperti dituturkan Anggun Wicaksono, salah satu tim dari Kompas TV yang tengah menjelajahi Indonesia untuk program "100 Hari Keliling Indonesia".
Ia mengingat kembali perjalanannya saat berada di Kalimantan Barat. Setelah dari Taman Nasional Betung Kerihun, tim berlanjut perjalanan menuju Ketapang. Mereka naik bus selama dua hari.
"Jalanan sepanjang Kalimantan Barat memang jelek. Sekarang ketemu lagi jalanan tetap jelek. Jalanan tanah semua. Kami tidak ketemu jalanan beraspal," cerita Anggun kepadaKompas.com beberapa waktu yang lalu.
Sesampai di Ketapang, tim bertemu dengan Farid Gabang yang pernah melakukan Ekspedisi Zamrud Khatulistiwa di tahun 2009. Ia berjelajah dari Ketapang ke Pangkalan Bun dengan sepeda motor.
"Jadi semacam napak tilas, kami mengulangi perjalanan dengan rute yang sama. Lama perjalanan 15 jam dan sepanjang itu semua sudah berubah jadi kelapa sawit. Dulu sudah ada kebun kelapa sawit, tapi sekarang lebih banyak lagi," cerita Anggun.
Mereka menemukan selama perjalanan, jalur kelapa sawit. Hawa yang panas sudah pasti. Anggun mengatakan bahwa kelapa Sawit seakan merajalela dan merusak kehidupan adat.
"Saat di warung, beberapa penduduk curhat. Ikan (di sungai) sudah nggak ada. Air bikin penyakit, karena racun mercuri dari kelapa sawit. Debit air berkurang. Orang banyak mengeluh karena kelapa sawit. Banyak yang menyesal kenapa dulu jual tanah," tutur Anggun.
Uniknya, saat tim sampai di Pangkalan Bun, Kalimantan Tengah, mereka menemukan sesuatu yang berbeda. Menurut Anggun, saat di Pangkalan Bun, jalannya beraspal.
"Dari Kalbar (Kalimantan Barat) saat masuk ke Kalteng (Kalimantan Tengah) seperti masuk ke negara lain. Jalannya super mulus. Kebanting banget. Kami kaget banget, seperti kayak masuk ke Malaysia. Jalanannya bagus kalau di Palangkaraya," kata Anggun.
Dalam program 100 Hari Keliling Indonesia, Ramon memulai perjalanan dari Jakarta menuju Sumatera kemudian Kalimantan. Lalu, berlanjut ke Sulawesi, Papua, Ambon, Nusa Tenggara Timur, Nusa Tenggara Barat, dan Bali. Perjalanan kemudian berakhir di Pulau Jawa, tepatnya kembali di Jakarta.
Bukan hanya sekadar panorama dan segala keindahan bumi Indonesia yang akan diangkat, melainkan juga sisi budaya, masalah sosial, masalah lingkungan, dan problematika transportasi yang dihadapi Ramon selama perjalanan.

Jumat, 22 Maret 2013

Hartati: WTS Ketapang Kurang Perhatian Pemerintah


PSK.jpg
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KETAPANG - Ketua Perhimpunan Keluarga Berencana Indonesia, Hartati mengaku prihatin terhadap Wanita Tuna Susila (WTS) lantaran kecilnya perhatian dari pemerintah Ketapang. 

Dikatakannya ada pembinaan intensif agar tak bermunculan wajah baru apalagi dari kalangan muda hingga bawah umur.

"Mereka semestinya mendapatkan pembinaan, baik rohani maupun pendidikan apalagi dari segi kesehatan, karena semua tau pekerjaan teman-teman itu sangat berpotensi membawa penyakit,"katanya kepada Tribunpontianak.co.id, Rabu (20/3/2013).

Pembangunan yang terfokus kepada bidang fisik, kata Hartati sama halnya meninggalkan sisi non fisik yang sama pentingnya. Lantaran Ketapang sebagai kota yang tengah berkembang pesat memerlukan sisi non fisik untuk mengimbangi penyakit masyarakat. "Yang sangat saya takutkan adalah anak-anak remaja, jangan sampai mereka ikut terjebak," tuturnya.

Hartati sendiri mengharapkan agar ada pembinaan berkala  seperti pengecekan kesehatan, rohani agar WTS mendapatkan penyegaran rohani dan pendidikan untuk memberikan bekal pengetahuan.

Penulis : novi saputra
Editor : Jamadin
Sumber : Tribun Pontianak