KERATON KERAJAAN MATAN KETAPANG

Pusat Pemerintahan Kerajaan Matan Ketapang

RUMAH ADAT MELAYU KETAPANG

Salah Satu Pusat Kebudayaan Melayu Ketapang

HUTAN KOTA KETAPANG

Hutan Kota Merupakan Habitat Hewan dan Tumbuhan Asli Ketapang

BUNDARAN ALE-ALE KETAPANG

Bundaran Ale-ale adalah bundaran sekaligun icon Kota Ketapang

PANTAI TANJUNG BELANDANG

Salah satu Objek Wisata yang ada di Ketapang

Tampilkan postingan dengan label Pilgub Kalbar. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pilgub Kalbar. Tampilkan semua postingan

Jumat, 21 September 2012

Cornelis Memimpin Sementara di Ketapang


Cornelis-mencoblos.jpg
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KETAPANG - Pasangan Calon Gubernur petahana memimpin perolehan sementara di beberapa kecamatan di Kabupaten Ketapang Kalimantan Barat. Data tersebut berhasil dihimpun dari beberapa kecamatan yang masuk.

Berikut data rekapitulasi sementara perolehan suara Pilgub Kalbar 2012 yang berhasil Tribunpontianak.co.id,peroleh hingga Jumat (21/9/2012) sore sekitar pukul 15.30 WIB.

Kecamatan Delta Pawan
1.       2 017/ 36 93 persen
2.       573/ 10.49 persen
3.       2 709/ 49.60 persen
4.       163/ 2.98 persen

Kecamatan Muara Pawan
1.       1 428/ 22.56 persen
2.       820/12.95 persen
3.       3 590/56.71 persen
4.       493/7.79 persen

Kecamatan Matan Hilir Utara
1.       1 958/28.61 persen
2.       923/13.49 persen
3.       3 393/ 49.58 persen
4.       569/8.32 persen

Kecamatan Sungai Laur
1.       4 624/68.67 persen
2.       685/8.49 persen
3.       1 458/17.80 persen
4.       413/5.04 persen

Kecamatan Simpang Dua
1.       4 494/90.26 persen
2.       56/ 1.12 persen
3.       360/7.23 persen
4.       69/1.39 persen

Kecamatan Simpang Hulu
1.       3 503/ 87.40 persen
2.       110/2.74 persen
3.       255/636 persen
4.       140/3.49 persen

Kecamatan Nanga Tayap
1.       10 358/67.89 persen
2.       987/6.48 persen
3.       3 482/22.85 persen
4.       410/2.69 persen

Kecamatan Sandai

1.       7 051/53.25 persen
2.       1 554/11.74 persen
3.       4 320/32.62 persen
4.       317/2.39 persen

Hulu Sungai Masih kosong

Kecamatan Pemahan 
1.       1 473/62.13 persen
2.       241/10.16 persen
3.       569/24.00 persen
4.       88/3.71 persen

Kecamatan Sungai Melayu Rayak
1.       2 645/49.18 persen
2.       1 009/18.76 persen
3.       1 484/27.59 persen
4.       240/4.46 persen

Kecamatan Tumbang Titi
1.       8 782/76.80 persen
2.       776/6.79 persen
3.       1 534/13.41 persen
4.       343/3.00 persen

Kecamatan Jelai Hulu
1.       7 231/81.29 persen
2.       483/5.43 persen
3.       948/10.66 persen
4.       233/2.62 persen

Kecamatan Marau 
1.       5 752/80.67 persen
2.       383/5.37 persen
3.       854/11.98 persen
4.       141/1.98 persen

Kecamatan Singkup
1.       1 032/36.15 persen
2.       510/1786 persen
3.       1 051/3681 persen
4.       262/9.18 persen

Kecamatan Air Upas
1.       5 434/65.17 persen
2.       1 286/15.42 persen
3.       1 251/15.00 persen
4.       367/4.40 persen

Manis Mata
1.       3 014/42.13 persen
2.       920/12.86 persen
3.       1 976/27.62 persen
4.       1 224/17.39 persen

Kecamatan Benua Kayong
1.       1 627/9.24 persen
2.       1947/11.06 persen
3.       13 136/74.62 persen
4.       839/5.07 persen

Kecamatan Matan Hilir Selatan
1.       2 743/20.39 persen
2.       1 546/11.49 persen
3.       8 431/62.67 persen
4.       732/5.44 persen

Kecamatan Kendawangan
1.       3 466/34.61 persen
2.       1461/1459 persen
3.       4 528/45.21 persen
4.       560/5.59 persen

Jumlah DPT: 338.475
Jumlah Suara: 158.918
dari data rekapitulasi KPU ketapang sementara di atas yang dipublikasikan oleh  

http://pontianak.tribunnews.com cornelis menang di 11 kecamatan daerah hulu ketapang yang 

merupakan basis PDI perjuangan dan tentunya basis cornelis dan daerah kecamatan pesisir pantai

 7 kecamatan dimenangkan pasangan morkes-burhan. hasil ini sebenarnya sudah banyak diprediksi

 oleh masyarakat awam karena memang di 11 kecamatan bagian hulu ketapang merupakan basis 

cornelis. dan teringat di pemilu bupati ketapang dan pemilu gubernur sebelum ini suara 

pendukung pasangan PDI memang sudah bulat yaitu lebih dari 50% suara pasti mereka kantongi.

Penulis : Ali Anshori
Editor : Bowo


Angka Golput di Ketapang Tinggi

 
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KETAPANG - Partisipasi masyarakat Kabupaten Ketapang Kalimantan Barat untuk menggunakan hak suaranya dalam pilgub Kalbar terbilang sangat rendah. Data yang dilansir tim desk pilgub Kalbar kesbang linmas Ketapang, rata-rata angka golput di setiap kecamatan 30 persen lebih.

Menduduki urutan tertinggi golput adalah, Kecamatan Matan Hilir Selatan, dari 24,859 DPT yang menggunakan hak suaranya hanya 13,452 atau 54.11 persen, dengan demikian golput di kecamatan ini mencapai 45,89 persen.

Sedangkan golput tertinggi kedua adalah, kecamatan Singkup. Dari   5,081 DPT hanya 2,855 atau 56.19 persen yang menggunakan hak suaranya, sedangkan masyarakat yang tidak menggunakan hak suaranya atau golput mencapai    43.81 persen.

Angka golput di Kecamatan Muara Pawan juga tidak kalah banyak, dari jumlah 10,339 DPT, yang menggunakan haknya hanya 6,331 pemilih, atau 61.23 persen, sedangkan yang tidak menggunakan hak pilihnya mencapai 38.77 persen. Disusul kemudian oleh kecamatan Matan Hilir Utara, Dari 11,072 DPT yang menggunakan hak suaranya hanya 6,843, atau 61 persen sedangkan yang tidak menggunakan hak suaranya mencapai 38,20 persen.

Anggota KPU Ketapang Roni mengatakan, pihaknya belum melakukan evaluasi terhadap hasil pilgub gubernur Kalbar kali ini. Sebab proses perhitungan suara belum selesai. Namun demikian dia menganggap banyaknya golput dalam pilkada kali ini disebabkan banyak factor.

"Jadi tidak bisa serta merta kita ambil kesimpulan.  Kita butuh informasi banyak di lapangan, apakah itu karena kesadaran pemilih, atau kinerja kita di lapangan, pada saat proses pemutahiran data atau penyampaian undangan atau dari calon itu sendiri," katanya, Jumat (21/9/2012).
sumber  : http://pontianak.tribunnews.com
banyak faktor yang menyebabkan orang golput, misalnya diketapang mungkin orang galput karena merasa pemilihan gubernur ini tidak berpengaruh pada nasib mereka mingkin ya miskin palingan kalau udah duduk lupa,dan juga bisa disebabkan kurang disosialisasikannya pemilu kada oleh KPU atau bisa juga karena orang tidak bisa menentukan pemimpin karena calon yang pilih bukan keinginan rakyat karena dianggap gagal atau banyak masalah pada saat mereka jadi pemimpin jadi semua calon dianggap tidak pantas dipilih. semua faktor tersebut bisa terjadi karena masyarakat pintar mendengar berita atau mendapatkan informasi tentang kinerja calon-calon gubernur dari media cetak,elektronik maupun internet. jadi kedepan perlu kita evaluasi bersama bagaimana memberikan pemahaman kepada masyarakat untuk menentukan nasib mereka kedepan dengan memilih pemimpin atau dengan banyak-banyak sosialisasi oleh KPU setempat.

Kamis, 20 September 2012

Incumbent & Morkes sama-sama klaim Menang


hasil Quick count kedua kandidat gubernur kalbar,morkes dan cornelis sama - sama mengklaim kemenangan dikubu mereka. dengan mengumumkan hasilnya di internet dan salah satu tv swasta lokal yang ada di kalbar. padahal kita tahu pengumuman resmi perolehan suara pilgub kalbar akan di umumkan KPU kalbar antara tanggal 27-29 september 2012. untuk masyarakat ketapang dan kalbar umumnya mohon bersabar dan sambil berdoa tidak ada permasalahan pada rekapitulasi KPU, diharapkan masyarakat bisa bekerja sama mengawal masuknya surat suara ke KPU sehingga tidak ada tindak kecurangan atau permasalahan terjadi sehingga kita bisa mengetahui pasangan mana yang bisa menjadi pemimpin kalbar 5 tahun mendatang. kemungkinan besar pilgub kalbar hanya satu putaran karena syarat minimal perolehan suara yang harus didapat kandidat gub dan wakil gub kalbar hanya 30+1 yang dapat kita lihat sementara Quick count kedua kandidat sudah mencapai 30+ 1 hanya siapa yang paling banyak memperoleh suara masyarakat kalbar kita masih menunggu hasil rekapitulasi perhitungan suara KPU kalbar. jadi masyarakat harap bersabar. kunjungi blog kami terus untuk mendapatkan update berita ketapang dan kalbar http://ketapangcityku.blogspot.com/

Rabu, 19 September 2012

Banyak Warga Ketapang Tak Bisa Gunakan Hak Suara


RIBUNPONTIANAK.CO.ID, KETAPANG - Ketua Laskar Anti Korupsi (LAKI) Ketapang, Safrudin, mengatakan, pada hari pencoblosan pilgub Kalbar, Kamis (20/9/2012) banyak masyarakat yang tak bisa menggunakan hak suaranya, lantaran mereka tak mendapat undangan.

"Sejak tadi malam saya banyak mendapat laporan dari masyarakat, bahwa mereka tidak mendapat undangan, sehingga tidak bisa menggunakan hak suaranya, ini sangat sayang sekali, padahal mereka ingin memberikan dukungan," kata Safrudin kepada Tribunpontianak.co.id, Kamis (20/9/2012).

Safrudin mengatakan, dirinya telah menyebar anggotanya ke seluruh kecamatan di Kabupaten Ketapang untuk melakukan pemantauan pelaksanaan pilgub, mulai dari proses pencoblosan dan proses penghitungan suara.

"Sejak tadi malam anak buah sudah saya sebar ke daerah-daerah, untuk memantau, kita akan berikan laporan segera jika ada temuan di lapangan," tegasnya.

Penulis : Ali Anshori
Editor : Bowo

Selasa, 18 September 2012

KPU kalbar tidak ada solusi untuk hak pilih mahasiswa rantau yang ada dipontianak


Pemilihan kepala daerah kal-bar tinggal dua hari lagi dan undangan untuk memilih sudah disebarkan namun KPU kalbar dalam hal ini tidak memperhatikan nasib suara mahasiswa yang melanjutkan studinya di pontianak yang jumlahnya tidak sedikit karena tersebar diberbagai universitas negeri maupun swasta. lantas harus pulang kampung yang dapat mengabiskan uang cukup besar,apakah demi satu suara harus mengorbankan uang saku satu bulan, misal apabila mahasiswa ketapang harus pulang kampung untuk memilih mereka harus mengeluarkan uang sekitar Rp.300.000,- ,belum yang pulang kampung ke kapuas hulu, sambas ,sintang, bengkayang, sanggau dll. mungkin mahasiswa harus bepikir seribu kali baru bisa mengorbankan uang saku demi 1 suara, tapi pastinya tidak mau. seharusnya KPU dan pemerintah mempunyai solusi untuk suara mahasiswa ini karena mempunya potensi yang besar untuk tidak golput. harapan ini juga sudah saya sampaikan di facebook salah satu tim sukses calon gubernur dan wakil gubernur tetapi tidak ada tanggapan apalagi solusi bagi kami mahasiswa rantau. terpaksa dengan berat hati kami harus golput dan tidak bisa berpartisifasi dalam pemilukada ini padahal syarat menjadi pemilih sudah kami miliki. mudahan hal seperti ini bisa diatasi pada pemilu - pemilu selanjutnya dan menjadi pelajaran bagi KPU kal - bar kedepan.