KERATON KERAJAAN MATAN KETAPANG

Pusat Pemerintahan Kerajaan Matan Ketapang

RUMAH ADAT MELAYU KETAPANG

Salah Satu Pusat Kebudayaan Melayu Ketapang

HUTAN KOTA KETAPANG

Hutan Kota Merupakan Habitat Hewan dan Tumbuhan Asli Ketapang

BUNDARAN ALE-ALE KETAPANG

Bundaran Ale-ale adalah bundaran sekaligun icon Kota Ketapang

PANTAI TANJUNG BELANDANG

Salah satu Objek Wisata yang ada di Ketapang

Sabtu, 18 April 2015

Geliat Pembangunan Kecamatan Nanga Tayap

Pengirim : ALWIADI.
Tanggal : 17 April 2015, 8:50 pm


Kecamatan Nanga Tayap dengan luas wilayah sekitar 1.278,20 Kilometer persegi yang terdiri dari 18 desa 30.998 jiwa, merupakan wilayah dengan kawasan perkebunan, pertambangan dan pertanian saat ini sudah berkembang pesat. 

Camat Nagat Tayap Anwar mengungkapkan masuknya Investasi di Kecamatan Nanga Tayap sebagai upaya menggali potensi dan karateristik wilayah kecamatan yang telah ditetapkan dengan surat edaran Bupati diantaranya sebagai kawasan tanaman pangan ubi kayu
" Untuk tanaman hotikultura di terpusat di Desa Batu Mas dan desa Cegolak dan desa Patih Benteng " kata Camat Anwar kemarin.
Selain itu potensi kawasan holtultura seluruh desa perkebunan peternakan pertambangan kawasan pengumpul distribusi hals pertanian dan perkebunan kawasan budi daya perikanan
Untuk mendongkrak perekonomian masyarakat dijelaskan Anwar perlu dilakukan peningkatan sarana dan prasarana infrastruktur diakuinya sebagian desa masih memerlukan pembenahan seperti peningkatan jalan tanah desa pangkalan suka menuju desa sebadak raya dikebuai kemudian Naga Tayap meunju siantau raya dan sampai kedesa kayung utara kondisi saat ini masih jalan tanah sehingga musim hujan masih berlumpur.
" Harapan masyarakat kepada Pemerintah dan para investor untuk memperhatikan perbaikan ruas-jalan yang tersebut " katanya.
Menurut Anwar masuknya investasi perkebunan di Kecamatan Naga Tayap program CSR dari beberapa perushaan dalam membantu pemerintah seperti jalan dan jembatan dan bantuan peningkatan ekonomi, bidang pendidikan karena di Kecamatan ,Nanga Tayap ada 45 SD 10 SMP Negeri dan 1 SMP swasta dan 1 sekolah menengah atas dan 1 SMK diantara beberapa permasalahan tersebut masih kurangnya tenaga pendidik. " Tenaga guru yang PNS masih sangat dibutuhkan untuk kecamatan Tayap " katanya. 

Sandai Terus Berbenah

Pengirim : ALWIADI.
Tanggal : 17 April 2015, 8:52 pm


Camat F Masdi mengungkapkan Kecamatan Sandai saat ini sedang berbenah disegala bidang, dukungn pembangunan infrastruktur dari Pemerintah dan program CSR dari perusahaan perkebunan pertambangan menjadikan Sandai terus berbenah.

Dipaparkan Camat Masdi bahwa kecamatan Sandai terdiri dari 12 desa dengan jumlah penduduk 26.697 jiwa yang sebagaian besar masyarakatnya saat ini bekerja di kebun sawit, ketika harga karet turun. " Masyarakat Sandai rata-rata bekerja di kebun sawit yang berpenghasilan 7 sampai 8 juta perbulan " katanya.

Perkembangan ekonomi Kecamatan Sandai yang terus membaik ini dibuktikan dengan adanya 28 prusahaan perkebunan, Bank, CU Union, Hotel dan penginapan yang kian menjamur di Kota Sandai.

" Daya beli masyarakat Sandai saat ini masih baik naiknya BBM dan kebutuhan pokok tidak terlalu berpengaruh pada perekonomian masyarakat " kata Camat Sandai.

Di akui Masdi memang masih ada beberapa kendala infrastruk tur jalan desa dan jembatan yang belum diaspal, sehingga perlu segera dilakukan perbaikan-perbaikan untuk lancarnya tarnsportasi dari desa ke Keamatan Sandai .
" Listrik PLN yang sering padam, kurangnya tenaga pendidik dan personil Kecamatan itu merupakan kendala yang kami hadapi sekarang " jelasnya.

Kurangnya personil tenaga pendidik dan pegawai negeri sipil untuk di Kecamatan Sandai ini juga diakui Koplesk Sandai melalui Kasi UmumAiptu Goni Wahyu Prabowo bahwa Polsek sandai membawahi 2 Kecamatan yakni Kecamatan Sandai dan Hulu Sungai dengan 24 Desa.

Dijelaskannya dengan luasan wilayah dan teritorial yang cukup besar Polsek Sandai hanya memiliki 20 personil anggota kepolisian, yang seharusnya Polsek Sandai sesuai SPP mempunyai 59 personil.

Untuk mengatasi kekurangan personila yang ada Polsek Sandai selalu berkoordinasi dengan unsur Pimponan kecamatan Camat, Danramil serta masyarakat " Untuk Kecamatan Sandai kejahatan Curanmor sering terjadi dan masih bnyak yang belum terungkap karena minimnya personil tidak seimbang dengan jumlah penduduk dan luasan wilayah " kata Aiptu GW Prabowo 

Minggu, 12 April 2015

*INACRAFT 2015,Peluang Bagi Ketapang Promosikan Hasil Kerajinan Daerah

Pengirim : andy candra
Tanggal : 9 April 2015, 6:53 pm


JAKARTA (humas) - International Handicraft Trade Fair (Inacraft) 2015 di Jakarta Convention Center (JCC) pada 8-12 April 2015 tidak ketinggalan diikuti Kabupaten Ketapang. 

Pameran yang dibuka oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang didampingi Ibu Negara Iriana Widodo, Rabu (8/4) tersebut, Kabupaten Ketapang menampilkan kerajinan ayaman, perhiasan batu kecubung dan lain-lain.
Bupati Ketapang, Drs Henrikus M.Si diwakili Kepala Dinas Koperasi UKM Perdagangan dan Perindustrian, Drs H.Syahrani dalam pameran internasional barang kerajinan tangan yang ke-17 yang bertemakan "The Biggest and The Most Complete Exhibition of Gifts and Housewares" merupakan salah satu wadah promosi. Tak hanya promosi, tetapi juga suatu peluang bagi pemerintah daerah untuk memasarkan hasil kerajinan. "Karena itu dalam pameran Inacraf 2015, kita membawa pengrajin kita secara langsung," kata Syahrani, Kadis Koperasi UKM perdagangan dan perindustrian Kabupaten Ketapang.
Pameran yang diikuti 1600 peserta itu merupakan wadah bagi pemerintah daerah dan pengrajin dalam mengembangkan wawasan. Sebab, melalui berkumpulnya hasil kerajinan se-nusantara itu, maka diketahui keunggulan masing-masing daerah, sehingga dengan melihat secara langsung diharapkan kita dapat meningkatkan kualitas dan kuantitas hasil kerajinan. Dari hasil kerajinan binaan Dinas Koperasi UKM Perindustrian dan perdagangan Kabupaten Ketapang, ternyata mendapat perhatian serius dari pengunjung. Salah satunya adalah perrmata batu kecubung (amethys) yang dipamerkan Pak Sannar dari Kecamatan Air Upas.
Pengrajin asal air upas ini tak hanya membawa batu alam yang sudah diolah menjadi perhiasan. Tetapi juga membawa bongkahan-bongkahan batu kecububg berbagai warna yang menarik perhatian pengunjung. Demikian juga dengan kerajinan ayaman tangan dari rotan, daun pandan dan lain-lain. "Ayaman tikar dari rotan, baru hari pertama sudah habis terjual, banyak pengunjung sebenarnya yang menanyakan apakah masih ada tikar rotan," kata syahrani seraya menunjukkan sebuah sampel tikar rotan yang tinggal satu buah dan juga sudah dipesan pengunjung.
Pameran yang ramai dikunjungi wisatawan mancanegara, maka stand Ketapang juga tidak luput dari perhatian wisatawan mancanegara. Wisatawan dari jepang, salah satunya tertarik dengan ayaman dari pulau bawal yang dibawa oleh Dinas koperasi UKM Perindag Ketapang. Tak hanya pengunjung yang selalu meramaikan stand Ketapang, bahkan Gubernur Kalbar, yang hadir dalam pembukaan pameran juga menyempatkan hadir di stand-stand asal Kalbar. Ia memberikan motivasi. Pameran terbesar yang sudah berlangsung ke 17 kalinya tersebut akan berlangsung sampai tanggal 12 April. Dalam pembukaan pameran dihadiri Menteri Perdagangan (Mendag) Rachmat Gobel, Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menegah Ngurah Agung Puspayoga, para duta besar dari negara sahabat, dan asosiasi kerajinan tangan Indonesia.
Menurut Thamrin Bustami, Ketua Umum BPP Asosiasi Eksportir dan Produsen Handicraft Indonesia (ASEPHI), dalam laporannya bahwa pameran tersebut 1600-an peserta, baik dari pemerintah daerah, pengrajin dan pengusaha pengusaha industri kreatif..dari pameran tersebut diperkirakan sedikitnya akan mencapai transaksi sampai Rp 120 milyard.@