KERATON KERAJAAN MATAN KETAPANG

Pusat Pemerintahan Kerajaan Matan Ketapang

RUMAH ADAT MELAYU KETAPANG

Salah Satu Pusat Kebudayaan Melayu Ketapang

HUTAN KOTA KETAPANG

Hutan Kota Merupakan Habitat Hewan dan Tumbuhan Asli Ketapang

BUNDARAN ALE-ALE KETAPANG

Bundaran Ale-ale adalah bundaran sekaligun icon Kota Ketapang

PANTAI TANJUNG BELANDANG

Salah satu Objek Wisata yang ada di Ketapang

Selasa, 04 September 2012

BKM di Ketapang Dapat bantuan Rp 1 M


RIBUNPONTIANAK.CO.ID, KETAPANG - Bina Karya Mandiri (BKM) Bangun Karya  Desa Sukabangun Luar Kecamatan Delta Pawan Kabupaten Ketapang Kalimantan Barat, mendapat bantuan dana program Community Based Neighborhood Development dari pemerintah pusat, sebesar Rp 1 miliar. Dana itu untuk pengembangan lingkungan permukiman berbasis komunitas (PLPBK).

Koordinator Badan  Keswadayaan Masyarakat (BKM )Bangun KaryaDesa Sukabangun Luar Joko Lelono mengatakan, dana tersebut untuk pengembangan lingkungan permukiman berbasis komunitas (PLPBK) khususnya di Desa Sukabangun luar. 

''Kegiatan PLPBK ini akan dilaksanakan tahun 2013, saat ini baru tahap sosialisasi dan Perencanaanya yang sudah di laksanakan tanggal (31/8 /2012) di Gedung SDN 08 Desa Sukabangun Luar,'' kata Joko, Selasa (4/9/2012) di Ketapang. 

Joko menjelaskan, bahwa kegiatan PLPBK ini hanya dapat diakses oleh BKM yang telah mencapai kualifikasi BKM yang berdaya menuju mandiri atau ''BKM Mandiri",artinya tidak semua BKM secara otomatis akan terpilih sebagai penerima Program PLPBK tersebut.  

''BKM Bangun Karya desa Sukabangun Luar merupakan satu-satunya yang telah terpilih dan memenuhi criteria yang telah ditetapkan tersebut,'' ungkap Joko. 

Penulis : Ali Anshori
Editor : Bowo

Ribuan Buruh PT Harita Ketapang Tetap di PHK


TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KETAPANG - Usaha ribuan buruh perusahaan pertambangan PT Harita Kabupaten Ketapang Kalimantan Barat untuk memperjuangkan haknya kandas di tengah jalan. Pasalnya perusahaan tempat mereka bekerja tetap melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap mereka.

Ketua DPRD Ketapang Gusti Kamboja mengatakan, setelah dilakukan rapat beberapa waktu lalu antara perusahaan, serikat buruh, dinaskertrans dan DPRD, hasilnya disepakati bahwa perusahaan tetap melakukan PHK, dengan syarat mereka harus memberikan pesangon.

"Selain memberikan pesangon perusahaan juga wajib mendirikan smelter, atau tempat pengolahan bauksit, hanya saja nasib karyawan yang sudah dirumahkan tidak bisa diselamatkan, mereka tetap di PHK," katanya, Senin (3/8/2012)

Informasi yang didapat Tribunpontianak.co.id, perusahaan tidak hanya melakukan PHK terhadap karyawan kecil, sejumlah staf yang menduduki jabatan juga harus menerima nasib yang sama. Bahkan ada beberapa bagian yang diperbolehkan mengajukan PHK kepada perusahaan.

Gusti Kamboja mengatakan, untuk mendirikan smelter memang dibutuhkan waktu yang tidak sebentar, pada saat tidak melakukan operasional itu tentu saja pengeluaran perusahaan tetap berjalan, maka jalan satu-satunya adalah melakukan PHK.

"Perusahaan inikan memikirkan untung ruginya juga, kalau sekiranya tidak mendapatkan untung atau bahkan mengalami kerugian, mau tidak mau mereka harus melakukan pengurangan terhadap tenaga kerjanya, " jelasnya.

Penulis : Ali Anshori
Editor : Bowo

Senin, 03 September 2012

Kolam Ikan Terpal Berbasis Keluarga,Ketapang Bisa !



Seperti yang saya baca di http://pontianakpost.com senin 3 sept 2012 bahwa kabupaten landak akan mengembangkan kolam ikan terpal sebagai penunjang ekonomi keluarga serta bisa menjadi penambah gizi  dan protein keluarga itu sendiri apabila sebagian hasil budidaya ikan itu di konsumsi sendiri.untuk lebih jelas kunjungi klik ini Sumber ,sebagian tulisanya di bawah ini NGABANG – Pengembangan kolam ikan terpal yang di programkan dalam Desa Model merupakan salah satu upaya untuk memberikan motivasi kepada masyarakat yang di laksanakan melalui kelompok wanita tani sehingga dengan adanya pengembangan kegiatan tersebut bmaka sangat di harapkan akan dapat memberikan semangat bagi kelompok masyarakat lain untuk memunculkan kegiatan yang sama.

Demikian dikatakan Ir. Anggraito,MM, Kepala UPSBTPH (Unit pegawasan sertifikasi benih tanaman Pangan dan Holtikultura) Provinsi Kalbar,  belum lama ini. Ia menyatakan selain padi dan pengembangnan tanaman holtikultura, pengembangnan lele terpal, juga di haruskan mengingat untuk pemeliharaannya yang cukup mudah dan cepat berkembang.

“Pengembangan program inikan merupakan kerja sama kelompok wanita tani dengan program PKK yang mana melalui pengembangan perkarangan rumah dan sekitarnya akan sangat bermenfaat dan buktinya ikan yang sudah di pelihara oleh masing-masing keluarga ini semuanya sudah cukup berhasil,”ungkapnya, didampinggi Benhard Samosir, Pengawas Benih Kabupaten Landak. Sumber

Melihat berita ini saya sebagai pembaca juga ingin mengajak warga ketapang untuk mengembangkan hal yang serupa di ketapang,serta menyarankan kepada pemerintah terkait,dalam hal ini dinas perikanan dan pertanian yang konsen dibidang ini untuk membuat program kerja dan anggaran untuk mengembangkan hal yang serupa,kabupaten landak bisa,kita juga harus bisa karena hal ini bermanfaat sekali untuk mengembangkan potensi perikanan dan implementasinyapun tidak sulit.hanya memerlukan tarpal,bibit dan pakan yang bisa di usahakan masyarakat.memang gagasan itu mudah di ucapkan tetapi apa salahnya kita coba,bagi masyarakat ketapang  yang ingin bergerak sendiri saya mendukung sekali upaya anda untuk memanfaatkan potensi yang ada.ayo maju bersama demi kemakmuran rakyat # admin